kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.011,21   -3,65   -0.36%
  • EMAS963.000 0,94%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.32%

Wow roket Jeff Bezos telah sukses uji coba teknologi pendaratan ke Bulan


Rabu, 14 Oktober 2020 / 15:49 WIB
Wow roket Jeff Bezos telah sukses uji coba teknologi pendaratan ke Bulan
New Shepard, roket yang dikembangkan perusahaan Blue Origin.


Sumber: BBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  Roket yang dikembangkan perusahaan antariksa yang didirikan Bos Amazon, Jeff Bezos, telah menguji teknologi yang dirancang untuk membawa kembali manusia ke Bulan pada 2024.

Booster New Shepard, roket yang dikembangkan perusahaan Blue Origin, milik Bezos, dapat mendarat secara vertikal di tanah setelah kembali dari luar angkasa.

Roket ini membawa sensor, komputer dan perangkat lunak yang dirancang membantu kendaraan luar angkasa melakukan pendaratan presisi di benda planet lain.

NASA ingin mencoba teknologi itu di Bumi setelah dikirim ke Bulan.

Baca Juga: Jeff Bezos jual lagi saham Amazon, nilainya fantastis Rp 43,47 triliun!

Peluncuran uji coba pada hari Selasa merupakan yang ketujuh kalinya untuk kendaraan Blue Origin New Shepard, yang dirancang untuk membawa wisatawan luar angkasa dalam perjalanan singkat "sub-orbital".

Kendaraan ini dapat membawa penumpang hingga 100 kilometer (62 mil) di atas Bumi. Hal ini memungkinkan penumpang mengalami gayaberat mikro. Nantinya penumpang akan dibawa dalam kapsul kru yang dipasang di atas New Shepard.

Kapsul bertekanan ini memiliki jendela terbesar yang pernah dikirim ke luar angkasa. Setelah mencapai luar angkasa, kapsul terpisah dari booster dan kedua kendaraan jatuh ke bumi.

Selama tes hari Selasa (dikenal sebagai NS-13), kapsul dengan lembut diterjunkan ke bawah, sementara roket melakukan pendaratan yang sempurna.

"Penerbangan hari ini sangat menginspirasi. Menggunakan New Shepard untuk mensimulasikan pendaratan di Bulan adalah pendahuluan yang menarik untuk apa yang akan dibawa program Artemis ke Amerika," kata Bob Smith, kepala eksekutif Blue Origin seperti dilansir BBC, Rabu (14/10).

Baca Juga: Jeff Bezos ambil kembali kemudi Amazon di tengah pandemi virus corona

Muatan yang dibawa untuk NASA disebut Splice, yang merupakan singkatan dari Safe and Precise Landing - Integrated Capabilities Evolution.

Ini terdiri dari dua sistem sensor, komputer dan algoritme lanjutan - serangkaian instruksi yang dirancang untuk diterapkan oleh komputer.

 

 




TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×