kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.925   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.005   -4,62   -0,08%
  • KOMPAS100 772   -1,89   -0,24%
  • LQ45 591   -1,36   -0,23%
  • ISSI 209   0,54   0,26%
  • IDX30 328   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 420   0,89   0,21%
  • IDX80 88   -0,18   -0,21%
  • IDXV30 114   0,38   0,33%
  • IDXQ30 107   -0,08   -0,08%

Xi Jinping: Rakyat China tidak boleh dianggap enteng


Jumat, 23 Oktober 2020 / 13:31 WIB
ILUSTRASI. Dalam pidatonya, Presiden China Xi Jinping menegaskan rakyat China tidak boleh dianggap enteng. REUTERS/Thomas Peter


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Korea Utara berperang pada tahun 1950 dengan Korea Selatan, yang didukung oleh pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sebagian besar terdiri dari pasukan AS.

Pada Oktober 1950, pasukan Tiongkok menyeberangi Sungai Yalu di perbatasan dengan Korea Utara, sementara Soviet menyediakan perlindungan udara.

Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953. Ini bukan perjanjian damai, sehingga meninggalkan semenanjung itu dalam keadaan perang teknis.

Selanjutnya: Xi Jinping batuk-batuk, begini reaksi dunia




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×