kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.148   18,00   0,11%
  • IDX 7.655   154,34   2,06%
  • KOMPAS100 1.061   23,95   2,31%
  • LQ45 764   17,20   2,31%
  • ISSI 276   4,41   1,62%
  • IDX30 405   6,18   1,55%
  • IDXHIDIV20 491   4,60   0,95%
  • IDX80 119   2,68   2,31%
  • IDXV30 136   0,83   0,62%
  • IDXQ30 130   1,46   1,14%

Xi Jinping: Rakyat China tidak boleh dianggap enteng


Jumat, 23 Oktober 2020 / 13:31 WIB
ILUSTRASI. Dalam pidatonya, Presiden China Xi Jinping menegaskan rakyat China tidak boleh dianggap enteng. REUTERS/Thomas Peter


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Korea Utara berperang pada tahun 1950 dengan Korea Selatan, yang didukung oleh pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sebagian besar terdiri dari pasukan AS.

Pada Oktober 1950, pasukan Tiongkok menyeberangi Sungai Yalu di perbatasan dengan Korea Utara, sementara Soviet menyediakan perlindungan udara.

Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953. Ini bukan perjanjian damai, sehingga meninggalkan semenanjung itu dalam keadaan perang teknis.

Selanjutnya: Xi Jinping batuk-batuk, begini reaksi dunia




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×