kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.086   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Yield obligasi anjlok di seluruh kawasan Asia Pasifik, kecuali Indonesia dan India


Kamis, 15 Agustus 2019 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Pasar Modal


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Sinyal resesi masih terus menyala. Setelah sebelumnya sinyal resesi datang dari pasar obligasi Amerika Serikat (AS), kini, sinyal resesi juga muncul dari kawasan Asia Pasifik. 

Sebagai bukti, tingkat yield obligasi pemerintah bertenor 10 tahun di mayoritas pasar Asia mencatatkan penurunan tajam. Kecemasan akan terjadinya resesi menyebabkan investor ramai-ramai masuk ke dalam pasar obligasi. 

Baca Juga: Sinyal merah global: Yield surat utang AS tenor 30 tahun anjlok ke rekor terendah

Seperti yang diketahui, harga obligasi bergerak berlawanan dengan yield. Seiring aksi beli investor untuk membeli obligasi milik pemerintah, harganya pun melonjak dan tingkat yield langsung anjlok. 

Di Jepang, yield surat utang bertenor 10 tahun melorot di bawah range yang disukai Bank of Japan untuk kali pertamanya pada pekan lalu, yakni melampaui level -0,2%. Sebelumnya, bank sentral telah mematok yield untuk surat utang 10 tahun di kisaran 0% (nol), yakni 0,2% dan -0,2%. 

Namun, ketakutan akan resesi mengguncang market. Pada Rabu (14/8) kemarin, terjadi pembalikan kurva imbal hasil US Treasury tenor dua tahun dengan US Treasury tenor 10 tahun untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir. Kondisi ini dapat dijadikan indikator, meski terlalu awal, terjadinya resesi ekonomi. 

Tak hanya itu, tingkat yield surat utang AS bertenor 30 tahun juga melorot ke rekor terendahnya sepanjang masa. 

Baca Juga: The Fed hadapi dilema gara-gara pembalikan kurva imbal hasil US Treasury




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×