Zelenskiy Sebut Kota-kota dan Desa-desa yang Direbut Kembali dari Rusia Telah Hancur

Kamis, 15 September 2022 | 14:20 WIB Sumber: Reuters
Zelenskiy Sebut Kota-kota dan Desa-desa yang Direbut Kembali dari Rusia Telah Hancur

Zelenskiy Sebut Kota-kota dan Desa-desa yang Direbut Kembali dari Rusia Telah Hancur


KONTAN.CO.ID -  IZIUM. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa kota-kota dan desa-desa yang berhasil direbut kembali dari pasukan Rusia telah hancur. Sementara sebuah kota besar butuh upaya besar untuk memperbaiki kerusakan sistem airnya akibat serangan rudal.

Kryvyi Rih, kota terbesar di Ukraina tengah dengan perkiraan populasi sebelum perang 650.000, dihantam delapan rudal jelajah pada hari Rabu, kata para pejabat.

Serangan menghantam bendungan reservoir Karachunov, kata Zelenskiy dalam pidato video yang dirilis Kamis pagi.  Ia bilang sistem air di bendungan itu tidak memiliki nilai militer dan ratusan ribu warga sipil bergantung padanya setiap hari.

Oleksandr Vilkul, kepala administrasi militer Krivyi Rih, mengatakan dalam sebuah posting di Telegram bahwa 112 rumah terendam banjir tetapi pekerjaan untuk memperbaiki bendungan di sungai Inhulets sedang berlangsung dan bahwa "banjir sudah surut".

Baca Juga: Mobil yang Ditumpangi Presiden Ukraina Zelenskyy Mengalami Kecelakaan

Pasukan Rusia mengalami pembalikan yang menakjubkan bulan ini setelah pasukan Ukraina melakukan serangan lapis baja yang cepat di wilayah Kharkiv di timur lautnya, memaksa penarikan Rusia yang terburu-buru.

Zelenskiy pada hari Rabu melakukan kunjungan mendadak ke Izium - sampai empat hari lalu benteng utama Rusia di wilayah Kharkiv - di mana ia menyaksikan bendera Ukraina biru-kuning dikibarkan di depan gedung dewan kota yang hangus.

"Penegak hukum kami sudah menerima bukti pembunuhan, penyiksaan, dan penculikan orang oleh penjajah," katanya, menambahkan ada "bukti genosida terhadap Ukraina".

"Mereka hanya menghancurkan, hanya menyita, hanya dideportasi. Mereka meninggalkan desa-desa yang hancur, dan di beberapa dari mereka tidak ada satu rumah pun yang selamat," tambah Zelenskiy dalam alamat video.

Baca Juga: Kecepatan Serangan Balik Militer Ukraina atas Pasukan Rusia Sangat Berbahaya

Rusia membantah sengaja menargetkan warga sipil, dan Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan medan perang. Baca selengkapnya

Editor: Noverius Laoli

Terbaru