kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.736   -204,78   -3,45%
  • KOMPAS100 758   -27,64   -3,52%
  • LQ45 571   -17,85   -3,03%
  • ISSI 199   -7,18   -3,49%
  • IDX30 324   -9,90   -2,96%
  • IDXHIDIV20 403   -9,33   -2,26%
  • IDX80 86   -3,04   -3,43%
  • IDXV30 110   -3,34   -2,95%
  • IDXQ30 105   -2,88   -2,67%

Zoom menutup sementara akun aktivis berbasis di AS setelah acara Tiananmen


Kamis, 11 Juni 2020 / 11:14 WIB
ILUSTRASI. Saat pemberlakuan kerja di rumah dan belajar di rumah untuk pelajar berbagai macam aplikasi digunakan untuk mengibur diri atau pun sebagai media belajar. KONTAN/Muradi/2020/04/07


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kelompok itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Zoom sangat penting untuk menjangkau pemirsa Tiongkok mengingat dan memperingati Pembantaian Tiananmen selama pandemi coronavirus.

Zoom yang berbasis di California mengatakan pihaknya tengah berupaya memperbaiki kelemahan dalam keamanan platformnya karena angka pengguna melambung dengan penguncian dan pembatasan jarak sosial di seluruh dunia.

Beberapa sekolah dan bisnis telah berhenti menggunakan Zoom atas masalah privasi, di antaranya SpaceX perusahaan roket Elon Musk.

Baca Juga: China: UU Keamanan Hong Kong ibarat menginstal software anti-virus

Pengawas internet yang berbasis di Toronto, Citizen Lab mengatakan pada bulan April lalu bahwa mereka telah menemukan bukti beberapa panggilan yang dilakukan di Amerika Utara, serta kunci enkripsi yang digunakan untuk mengamankan panggilan-panggilan itu, dialihkan melalui China.

 Zoom mengatakan telah secara keliru mengizinkan pusat data China menerima panggilan.

Bulan lalu, Zoom mengatakan pihaknya menangguhkan pendaftaran pengguna gratis di China, yang menurut para analis ditargetkan mengurangi paparan perusahaan ke China. [nL4N2D13EQ]




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×