kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

AS ikuti aturan paten di Jepang


Senin, 18 Maret 2013 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Drama Korea terbaru Inspector Koo di JTBC dan Netflix.


Sumber: NHK | Editor: Asnil Amri

WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) melakukan perubahan hukum paten, dan aturan perubahan itu mengikuti aturan prosedur paten yang diberlakukan di Jepang dan Uni Eropa.

Amerika Serikat saat ini telah menggunakan hukum paten selama lebih dari 200 tahun. Aturan perubahan paten tersebut mulai berlaku sejak Sabtu lalu.

Setelah aturan paten berubah, maka penemu pertama atas aplikasi atau teknologi otomatis menjadi pemilik paten. Perubahan aturan ini yang selaras dengan aturan paten yang ada di Jepang maupun di Uni Eropa.

Amerika Serikat menjadi adalah negara maju pertama mengadopsi konsep penemu pertama yang menemukan standar menjadi pemilik paten. Paten tersebut akan diberikan kepada penemu pertama kali, bukan kepada yang pertama kali mengajukan patennya.

Para pengamat mengatakan, perubahan dalam prosedur paten di AS tersebut menarik perhatian industri informasi dan teknologi (IT). Aturan itu juga diproyeksi akan mempengaruhi strategi bisnis IT di negara Uwak Sam tersebut.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×