kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

1.800 Pria India Ditangkap Polisi Karena Terlibat Pernikahan di Bawah Umur


Jumat, 03 Februari 2023 / 15:45 WIB
1.800 Pria India Ditangkap Polisi Karena Terlibat Pernikahan di Bawah Umur
ILUSTRASI. bendera india


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - GUWAHATI. Polisi di Assam, India, telah menangkap lebih dari 1.800 pria karena menikah atau mengatur pernikahan dengan gadis di bawah umur.

Himanta Biswa Sarma, Kepala Menteri Assam mengatakan aksi ini sebagai awal dari tindakan keras berkelanjutan terhadap praktik tersebut.

Dia bilang pihak kepolisian memulai penangkapan pada Kamis malam, dan kemungkinan besar lebih banyak lagi aksi penangkapan akan dilakukan. Termasuk kepada orang-orang yang membantu mendaftarkan pernikahan semacam itu di kuil dan masjid.

“Perkawinan anak adalah alasan utama di balik kehamilan anak, yang pada gilirannya bertanggung jawab atas tingginya angka kematian ibu dan bayi,” katanya.

Baca Juga: Pasukan Rusia Menumpuk di Perbatasan, Ukraina Khawatir Serangan Besar-besaran Terjadi

Pernikahan di bawah 18 tahun adalah hal yang ilegal di India, tetapi hukum tersebut dilanggar secara terbuka.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa negara itu adalah rumah bagi pengantin anak terbesar di dunia yakni sekitar 223 juta. Hampir 1,5 juta gadis di bawah umur menikah setiap tahun.

"Dari Muslim hingga Hindu, Kristen, suku hingga mereka yang tergabung dalam komunitas kebun teh, ada pria dari semua agama dan komunitas yang ditangkap karena kejahatan sosial keji ini," kata Sarma.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×