kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.786   -44,00   -0,26%
  • IDX 8.165   33,17   0,41%
  • KOMPAS100 1.151   4,86   0,42%
  • LQ45 832   2,72   0,33%
  • ISSI 290   1,66   0,58%
  • IDX30 432   1,56   0,36%
  • IDXHIDIV20 519   0,67   0,13%
  • IDX80 129   0,47   0,37%
  • IDXV30 141   0,06   0,04%
  • IDXQ30 141   0,34   0,24%

5 Titik Panas Terbaru dalam Ketegangan AS–China, Apa Saja?


Sabtu, 11 Oktober 2025 / 06:29 WIB
5 Titik Panas Terbaru dalam Ketegangan AS–China, Apa Saja?
ILUSTRASI. Beijing tengah menumpuk “kartu tawar-menawar” menjelang pembicaraan AS–China yang diperkirakan akan digelar bulan ini. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

4. Neraca Perdagangan

Beijing juga menuntut agar pemerintahan Trump menghapus tarif tambahan dan melonggarkan pembatasan investasi bagi perusahaan China di AS — salah satu sumber friksi utama yang belum terselesaikan.

Investasi perusahaan China di AS kini diawasi ketat karena kekhawatiran tentang transfer teknologi, keamanan siber, dan aplikasi ganda sipil-militer, terutama di bidang AI, dirgantara, bioteknologi, semikonduktor, dan telekomunikasi.

Sebaliknya, politisi AS menginginkan China berkomitmen membeli lebih banyak pesawat Boeing, dan menyoroti fakta bahwa pembeli kedelai terbesar dunia itu belum memesan kargo kedelai dari AS.

Tonton: AS Desak G7 dan Uni Eropa Kenakan Tarif Bagi China dan India karena Beli Minyak Rusia

5. Fentanyl

Meski Trump telah memberlakukan tarif 20% untuk fentanyl sejak awal 2025 guna menekan China agar menghentikan aliran bahan kimia yang memicu krisis opioid di AS, Beijing belum mengumumkan langkah besar sebagai respons.

Namun pada Juni, China menyatakan telah menambahkan dua prekursor baru ke dalam daftar bahan kimia terkontrol dan menangkap atau menuntut sekitar 2.000 orang terkait pencucian uang narkoba.

Meski begitu, pemerintahan Trump tidak bergeming.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×