kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

6 Barang yang Dianggap Aset oleh Kelas Menengah, Padahal Bisa Gerus Kekayaan


Sabtu, 26 Juli 2025 / 04:17 WIB
ILUSTRASI. Beberapa barang yang dibeli sering kali menyamar sebagai aset, padahal bukan. Alhasil, hal itu bisa mengurangi kekayaan bersih yang dimiliki.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

3. Kendaraan Rekreasi: Mainan Mahal

Perahu, RV, dan kendaraan rekreasi lainnya merupakan investasi signifikan yang cepat terdepresiasi dan menuntut biaya berkelanjutan. Motorhome pada umumnya kehilangan 20-30% nilainya dalam lima tahun pertama, sementara perahu dapat terdepresiasi pada tingkat yang sama tergantung pada perawatannya.

Biaya kepemilikan jauh melampaui harga pembelian:

  • Biaya penyimpanan (seringkali $1.000-$3.000 per tahun)
  • Asuransi ($500-$2.500+ per tahun)
  • Perawatan (umumnya 5-10% dari harga pembelian per tahun)
  • Biaya bahan bakar dan operasional

Sebagian besar kendaraan rekreasi tidak digunakan selama sebagian besar tahun. Penggunaan yang terbatas ini membuat biaya per penggunaan jauh lebih tinggi daripada menyewa kendaraan serupa sesekali saat dibutuhkan.

Baca Juga: 5 Pelajaran Keuangan Penting untuk Kelas Menengah dari Robert Kiyosaki

Meskipun pembelian ini memberikan kesenangan dan menciptakan kenangan keluarga, pembelian ini harus dilihat sebagai pengeluaran gaya hidup daripada investasi. Mereka yang bertekad untuk membeli harus mempertimbangkan model bekas dengan kurva depresiasi yang datar.

4. Pakaian dan Perhiasan Desainer

Barang mode kelas atas jarang mempertahankan nilainya, sebagian besar kehilangan nilai yang signifikan dengan segera setelah pembelian. 

Tidak seperti investasi real estat atau ekuitas, pakaian tidak menghasilkan pendapatan dan terus-menerus terdepresiasi.

Ada beberapa pengecualian, seperti tas desainer vintage tertentu, jam tangan edisi terbatas, dan perhiasan langka terkadang mengalami kenaikan harga. Namun, barang-barang ini hanya sebagian kecil dari pembelian barang mewah dan memerlukan pengetahuan khusus.

Pendekatan yang lebih baik secara finansial melibatkan investasi pada barang-barang kelas menengah berkualitas dengan desain abadi yang memaksimalkan rasio biaya per pemakaian. Strategi ini memberikan fungsionalitas serupa dan tampilan profesional tanpa kurva depresiasi yang ekstrem.

Tonton: Waspada Kelas Menengah, 5 Hal Ini Bisa Bikin Miskin dalam 5 Tahun ke Depan


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×