kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Abaikan keputusan Moody's, pelaku pasar Inggris fokus pada rilis data ekonomi


Minggu, 09 Oktober 2011 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Muslims, keeping a safe social distance, pray as they perform Umrah at the Grand Mosque after Saudi authorities ease the coronavirus disease (COVID-19) restrictions, in the holy city of Mecca, Saudi Arabia, November 1, 2020.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg, Reuters |

LONDON. Analis mengklaim, pemangkasan peringkat 12 institusi keuangan di Inggris akibat memburuknya likuiditas tak sedahsyat yang diperkirakan sebelumnya. Walhasil, pelaku pasar tidak terlalu menanggapinya.

Yang menjadi perhatian utama para investor adalah pada pekan ini, data indeks produktivitas Inggris akan dirilis. Di antara data yang menjadi perhatian adalah keterangan industrial production dan manufacturing production per Agustus 2011.

Data tersebut diperkirakan masih akan menunjukkan pelemahan seiring krisis yang melanda partner dagang utama Inggris yaitu Uni Eropa. Permintaan domestik juga diperkirakan masih terbatas di tengah harga impor yang tinggi.

Selain itu, pasar juga tengah menanti rilis data sektor ketenagakerjaan Inggris dalam periode yang sama, di mana jobless rate atau tingkat pengangguran akan naik menjadi 8%. Alasannya, pelemahan pertumbuhan ekonomi dan pengurangan tenaga kerja di sektor publik masih terjadi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×