kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Ada 2.600 kasus baru virus corona, China ancam warga yang tak mau karantina


Sabtu, 15 Februari 2020 / 11:42 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Aly Song


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. China tengah gundah gulana. Data Reuters menunjukkan, ada lebih dari 2.600 kasus baru virus corona yang dikonfirmasi di China daratan. Data itu dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional China pada hari Sabtu (15/2), sehari setelah banyak warga  kembali ke ibukota dari hari libur.

Sebelumnya, mereka diperintahkan untuk mengkarantina diri sendiri selama 14 hari untuk mencoba menahan penyebarannya.

Reuters memberitakan, total korban infeksi yang dikonfirmasi di seluruh daratan China saat ini adalah 66.492, setelah ada 2.641 kasus baru dikonfirmasi, pada hari Jumat.

Baca Juga: Setelah kunjungi Hawaii, warga Jepang positif virus corona

Sementara, jumlah korban tewas naik 143 kasus menjadi 1.523 kasus. Sebagian besar kematian baru masih terjadi di provinsi Hubei pusat dan khususnya ibukota provinsi Wuhan.

Pejabat Komisi Kesehatan Nasional China Liang Wannian mengatakan pada konferensi pers bahwa pemerintah akan terus berusaha menahan penyebaran virus di Wuhan.

kata Liang, Komisi Kesehatan China akan fokus pada upaya untuk menurunkan tingkat kematian dan mengurangi tingkat infeksi.

Baca Juga: Update Corona: Terjangkit 67,079, meninggal 1,525, sembuh 8,156 (15/2-09.23 WIB)

Jumlah kematian di Hubei naik 139 pada hari Jumat, dan 107 di antaranya terjadi di Wuhan. Sebanyak 1.123 orang di Wuhan kini meninggal karena virus korona.




TERBARU

[X]
×