kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

AI Tidak Akan Mengambil Pekerjaan Kelas Menengah, Melainkan Hal Ini


Rabu, 14 Mei 2025 / 02:30 WIB
ILUSTRASI. Beberapa waktu belakangan, banyak pihak yang cemas bahwa kecerdasan buatan alias AI bakal mengambil lahan pekerjaan manusia. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

6. Keterampilan Manusia Esensial yang Tidak Dapat Digantikan oleh AI

Seiring AI menangani lebih banyak tugas rutin, keterampilan manusia yang khas menjadi lebih berharga, bukan sebaliknya. Kecerdasan emosional tetap penting untuk mengelola tim, memahami kebutuhan klien, dan menavigasi dinamika interpersonal yang kompleks.

Pemecahan masalah yang kreatif memungkinkan para profesional untuk mengatasi tantangan baru yang berada di luar kemampuan pengenalan pola AI.

Pemikiran strategis, kepekaan budaya, dan membangun kepercayaan dan hubungan tetap kuat dalam domain manusia. Keterampilan ini memungkinkan para profesional untuk menafsirkan keluaran AI dalam konteks yang lebih luas, membuat keputusan dengan mempertimbangkan banyak pemangku kepentingan, dan menciptakan hubungan yang bermakna yang mendorong keberhasilan bisnis. 

Tonton: Duterte Bersiap Memenangkan Pemilu Filipina dari Sel Penjara Den Haag

Karena AI menangani lebih banyak pekerjaan analitis yang berat, kemampuan manusia ini menjadi pembeda utama yang menentukan nilai profesional.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×