kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.098   56,38   0,93%
  • KOMPAS100 801   10,91   1,38%
  • LQ45 608   8,47   1,41%
  • ISSI 211   0,68   0,32%
  • IDX30 343   4,30   1,27%
  • IDXHIDIV20 428   5,87   1,39%
  • IDX80 91   1,24   1,37%
  • IDXV30 117   1,59   1,38%
  • IDXQ30 111   1,58   1,45%

Akan beri respons, Iran sebut serangan kapal tanker sebagai serangan pengecut


Minggu, 13 Oktober 2019 / 07:30 WIB


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Serangan kapal tanker Iran membuat Teheran berang. Seorang juru bicara pemerintah Iran pada Sabtu (12/10) menggambarkan serangan itu sebagai "serangan pengecut".

Media Iran telah menyebut serangan rudal itu jelas menargetkan sebuah kapal tanker minyak milik Iran. Juru bicara pemerintah Iran itu mengatakan Iran akan merespons setelah fakta telah mereka pelajari.

Kapal tanker Sabiti ditabrak rudal di perairan Laut Merah di lepas Arab Saudi pada Jumat (11/10). Insiden ini dapat memicu gesekan di suatu wilayah yang dilanda serangan terhadap tanker dan instalasi minyak sejak Mei.

"Iran tidak akan tergesa-gesa dan dengan cermat memeriksa apa yang telah terjadi dan menyelidiki fakta," kata juru bicara pemerintah Iran Ali Rabei seperti dilaporkan Reuters mengutip kantor berita resmi IRNA.

Secara terpisah, seorang pejabat keamanan senior Iran mengatakan bukti video telah memberikan petunjuk tentang insiden itu. Ia menyebutkan bahwa Sabiti terkena dua rudal.

"Sebuah komite khusus telah dibentuk untuk menyelidiki serangan terhadap Sabiti ... dengan dua rudal dan laporannya akan segera diserahkan kepada pihak berwenang untuk keputusan," kata Ali Shamkhani, Sekretaris Badan Keamanan Utama Iran yang dilaporkan kantor berita semi-resmi Fars dan dikutip Reuters.

Rabei seperti dikutip oleh IRNA mengatakan tanggapan yang tepat akan diberikan kepada para perancang serangan pengecut ini. "Tetapi kami akan menunggu sampai semua aspek plot diklarifikasi".

Arab Saudi mengatakan telah menerima pesan marabahaya dari kapal tanker yang rusak tersebut tetapi kapal terus bergerak dan mematikan transpondernya sebelum dapat memberikan bantuan, demikian kantor berita SPA melaporkan pada Sabtu (12/10).

Nasrollah Sardashti, kepala Perusahaan Tanker Nasional Iran (NITC) yang memiliki kapal tanker yang rusak mengatakan para kru selamat dan kapal akan mencapai perairan Iran dalam waktu 10 hari.

Tidak ada klaim tanggung jawab atas insiden yang dilaporkan tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×