kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Akhirnya bersuara, Trump: Soleimani berencana membunuh lebih banyak lagi orang AS


Jumat, 03 Januari 2020 / 22:19 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump saat kampanye in Battle Creek, Michigan, 18 Desember 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kedutaan Besar AS di Baghdad mendesak semua warga Amerika untuk segera meninggalkan Irak. Reuters melaporkan, lusinan warga AS yang bekerja di perusahaan minyak asing di Basra meninggalkan Irak.

Para pejabat Irak mengatakan, evakuasi warga AS tersebut tidak akan memengaruhi produksi dan ekspor minyak negaranya. Harga minyak melonjak lebih dari $ 3 per barel karena kekhawatiran gangguan pasokan Timur Tengah.

Baca Juga: Ketegangan meningkat, Kedubes desak warga AS segera tinggalkan Irak

Melnasir Reuters, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan, aksi balas yang keras menunggu "penjahat" yang membunuh Soleimani. Dan, kematiannya akan melipatgandakan perlawanan terhadap AS dan Israel.

Dalam pernyataan di media pemerintah, Khamenei menyerukan tiga hari berkabung nasional dan menunjuk wakil Soleimani, Brigadir Jenderal Esmail Ghaani, untuk menggantikannya sebagai kepala Pasukan Quds.

Israel menempatkan tentaranya dalam siaga tinggi. Sedang sekutu-sekutu AS di Eropa termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman menyuarakan keprihatinan atas peningkatan ketegangan di Timur Tengah.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×