kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Aktivitas Turki di Tripoli bisa picu perang Libya baru


Senin, 28 Desember 2020 / 14:12 WIB
ILUSTRASI. Anggota pasukan keamanan Libya membawa senjata saat dikerahkan di Misrata, Libya, Kamis (19/11/2020).


Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dalam mendukung GNA, Turki telah mengirim penasihat militer, drone canggih, dan ribuan tentara bayaran Suriah. Turki juga mendirikan pangkalan militer besar di wilayah Al-Watiya di perbatasan Libya dengan Tunisia.

Analis keamanan Oded Berkowitz menganggap manuver Turki melalui menteri pertahanannya tersebut merupakan bentuk tantangan atau ancaman, namun cukup tersirat.

"Pernyataan terbaru merupakan ancaman samar menyusul ancaman awal yang sebelumnya datang dari Haftar ke pasukan Turki. Ini adalah serangan verbal yang sedikit lebih agresif dari biasanya, karena seringkali ini tidak termasuk ancaman langsung ke LNA," papar Berkowitz kepada Arab News.

Pada Oktober lalu, LNA dan GNA sepakat melakukan gencatan senjata. Atas dasar kesepakatan tersebut, kedua pihak diharapkan bisa segera melakukan komunikasi politik dengan PBB sebagai penanggung jawab.

Selanjutnya: Donald Trump minta Iran bertanggung jawab atas serangan Kedubes AS di Irak




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×