kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Amerika Dikabarkan Menahan Pengiriman Senjata ke Israel Selama 2 Minggu, Ada Apa?


Rabu, 08 Mei 2024 / 00:07 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A U.S. Air Force F-15 fighter jet does a low-level flyby over Forward Operating Base Bostick in eastern Afghanistan January 1, 2009. REUTERS/Bob Strong/File photo


Sumber: Reuters | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON - Pemerintahan Presiden AS Joe Biden dikabarkan telah menunda beberapa pengiriman senjata kepada sekutu abadinya Israel. Kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa (7/5)  menyatakan enundaan ini setidaknya dilakukan selama dua minggu.

Media Politico, yang menyampaikan berita tersebut, mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan Washington ingin mengirim pesan politik kepada Israel.

Washington mengatakan pihaknya tidak dapat mendukung invasi Israel ke kota Rafah di perbatasan Gaza tanpa rencana kemanusiaan yang tepat dan kredibel.

Baca Juga: PNS Jerman Minta Pemerintahnya Setop Kirim Senjata ke Israel

Pengiriman senjata kepada Israel yang tertunda ini mencakup tail kit berdiameter kecil untuk bom terarah yang dibuat oleh Boeing yang dirancang agar lebih akurat, kata sumber itu, seraya menambahkan beberapa penjualan komersial langsung yang sedang dalam proses ke Israel juga sedang dibantu.

Jeda penjualan baru akan menghambat kemampuan Israel untuk mengisi kembali senjata yang telah digunakannya.

Hanya saja Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×