kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Amerika Dikabarkan Menahan Pengiriman Senjata ke Israel Selama 2 Minggu, Ada Apa?


Rabu, 08 Mei 2024 / 00:07 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A U.S. Air Force F-15 fighter jet does a low-level flyby over Forward Operating Base Bostick in eastern Afghanistan January 1, 2009. REUTERS/Bob Strong/File photo


Sumber: Reuters | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON - Pemerintahan Presiden AS Joe Biden dikabarkan telah menunda beberapa pengiriman senjata kepada sekutu abadinya Israel. Kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa (7/5)  menyatakan enundaan ini setidaknya dilakukan selama dua minggu.

Media Politico, yang menyampaikan berita tersebut, mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan Washington ingin mengirim pesan politik kepada Israel.

Washington mengatakan pihaknya tidak dapat mendukung invasi Israel ke kota Rafah di perbatasan Gaza tanpa rencana kemanusiaan yang tepat dan kredibel.

Baca Juga: PNS Jerman Minta Pemerintahnya Setop Kirim Senjata ke Israel

Pengiriman senjata kepada Israel yang tertunda ini mencakup tail kit berdiameter kecil untuk bom terarah yang dibuat oleh Boeing yang dirancang agar lebih akurat, kata sumber itu, seraya menambahkan beberapa penjualan komersial langsung yang sedang dalam proses ke Israel juga sedang dibantu.

Jeda penjualan baru akan menghambat kemampuan Israel untuk mengisi kembali senjata yang telah digunakannya.

Hanya saja Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×