kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Amerika Kian Agresif: Usai Maduro, Trump Bidik Greenland dan Kuba


Senin, 05 Januari 2026 / 07:51 WIB
Amerika Kian Agresif: Usai Maduro, Trump Bidik Greenland dan Kuba
ILUSTRASI. Sehari setelah operasi militer AS yang mengejutkan dunia di Venezuela, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. ? (REUTERS/Kent Nishimura)


Sumber: Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kekhawatiran juga merebak di Kuba, sekutu utama Venezuela. Marco Rubio menyebut bahwa pejabat Kuba berada di Venezuela menjelang penangkapan Maduro dan bahkan mengklaim bahwa Maduro dijaga oleh pengawal asal Kuba, bukan Venezuela. Rubio juga menuding aparat Kuba mengendalikan intelijen internal rezim Maduro.

Trump menyamakan Kuba dengan Venezuela dan menyebut negara itu sebagai “negara gagal”. Ia mengatakan AS ingin “membantu rakyat Kuba”, pernyataan yang langsung ditanggapi keras oleh otoritas Havana.

Pemerintah Kuba menyerukan kewaspadaan kawasan dan mengecam operasi militer AS. “Semua negara di kawasan harus waspada, karena ancaman ini menggantung di atas kita semua,” bunyi pernyataan resmi Kuba.

Bagi warga Kuba seperti Bárbara Rodríguez, pekerja laboratorium berusia 55 tahun, perkembangan di Venezuela memicu kecemasan. 

“Jika bisa terjadi di sana, bisa juga terjadi di sini. Kami selalu berada di garis bidik,” ujarnya.

Tonton: Amerika Tangkap Presiden Venezuela Saat Tidur, Seret dari Kamar bersama Istri

Kesimpulan

Penangkapan Nicolás Maduro menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Trump siap mengambil langkah ekstrem untuk menegaskan dominasi Amerika Serikat di Belahan Bumi Barat. Pernyataan terbuka soal Greenland dan peringatan keras terhadap Kuba memperluas kekhawatiran bahwa kebijakan luar negeri AS ke depan akan semakin konfrontatif, bahkan terhadap sekutu lama. Di tengah dalih keamanan dan stabilitas kawasan, dunia kini menghadapi ketidakpastian besar: apakah Venezuela hanyalah awal dari rangkaian langkah sepihak Washington?


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×