kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.878   32,00   0,19%
  • IDX 8.957   20,36   0,23%
  • KOMPAS100 1.236   6,43   0,52%
  • LQ45 872   3,83   0,44%
  • ISSI 326   1,74   0,54%
  • IDX30 442   2,43   0,55%
  • IDXHIDIV20 521   3,79   0,73%
  • IDX80 138   0,76   0,56%
  • IDXV30 145   1,10   0,76%
  • IDXQ30 142   1,16   0,82%

Ancaman Iran: Teheran dapat memperkaya uranium hingga kemurnian 60% jika diperlukan


Selasa, 23 Februari 2021 / 07:31 WIB
Ancaman Iran: Teheran dapat memperkaya uranium hingga kemurnian 60% jika diperlukan
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan negaranya akan memperkaya uranium hingga 60% jika negara itu membutuhkannya. Official Khamenei Website/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Khamenei, dalam sambutannya yang disiarkan televisi, mengulangi penyangkalan atas niat Iran untuk mempersenjatai pengayaan uranium.

Dia menambahkan: “Badut Zionis internasional (Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu) mengatakan mereka tidak akan mengizinkan Iran memproduksi senjata nuklir. Pertama-tama, jika kita memiliki niat seperti itu, bahkan mereka yang lebih kuat darinya tidak akan bisa menghentikan kita. ”

Untuk menekan pemerintahan Biden agar menjatuhkan sanksi, parlemen Iran yang didominasi garis keras mengesahkan undang-undang tahun lalu yang mewajibkan pemerintah untuk mengakhiri inspeksi mendadak oleh pengawas nuklir PBB mulai Selasa jika sanksi tidak dicabut.

Baca Juga: Gelar latihan militer bersama Iran, kapal perang Rusia tiba di Samudera Hindia

Utusan Iran untuk IAEA, Kazem Gharibabadi, mengatakan Iran telah mengakhiri implementasi yang disebut Protokol Tambahan, yang memungkinkan Badan Energi Atom Internasional untuk melakukan inspeksi mendadak pada tengah malam (2030 GMT).

Selanjutnya: Militer Iran uji coba rudal pintar yang bisa melesat di berbagai kondisi cuaca




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×