Reporter: Djumyati Partawidjaja | Editor: Djumyati P.
SAN FRANSISCO. Smartphone Android versi 2.3, yang dinamai Gingerbread akan segera mulai menyerbu pasar Amerika dalam beberapa minggu ini. Isu yang beredar sebelumnya Android 2.3 akan diluncurkan pada tanggal 11 November lalu tapi harus ditunda karena ada masalah dengan hardware.
Sampai saat ini masih belum jelas benar Gingerbread akan hadir dalam handphone apa. Tapi beberapa website berita IT berspekulasi Android terbaru ini akan menempel di ponsel Nexus One yang diproduksi oleh Samsung.
Tak seperti ponsel pintar lainnya, kali ini ponsel pintar ini akan dilengkapi dengan sistem pembayaran terpadu. Bukan mustahil sistem ini bisa menggantikan kebutuhan kartu kredit plastik di masa mendatang.
Eric Schmidt COE Goggle mengakui masa transisinya mungkin masih membutuhkan waktu yang panjang. Tapi Schmidt juga menyatakan chip dengan Teknologi Near Field Communication (NFC) sanggup untuk melakukan transmisi pembayaran lebih aman dibandingkan dengan strip magnetik yang terdapat di kartu-kartu kredit plastik sekarang ini.
Pada prinsipnya NFC ini adalah teknologi wireless dengan frekuensi tinggi yang mampu memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Teknologi ini sebenarnya pengembangan dari teknologi radio frequency identification (RFID) yang mampu mentransmisikan data tanpa harus melakukan kontak fisik.
Schmidt juga merasa pengembangan chip ini akan menjadi terobosan dalam industri pembayaran mobile yang ada sekarang ini. Potensi pendapatannya pun sungguh luar biasa. “Saya kira belum banyak orang yang sadar, dahsyatnya perangkat ini kalau dibandingkan dengan komputer desktop biasa,” tutur Schmidt kepada examiner.com