kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai Serangan AS-Israel ke Iran


Senin, 02 Maret 2026 / 19:46 WIB
Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Dipakai Serangan AS-Israel ke Iran


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MADRID. Sebanyak 15 pesawat militer milik Amerika Serikat dilaporkan telah meninggalkan pangkalan militer Rota dan Morón di Spanyol selatan, setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan peta pelacakan penerbangan dari situs FlightRadar24 pada Senin (2/3/2026), sedikitnya tujuh pesawat tersebut diketahui mendarat di Ramstein Air Base di Jerman.

Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan pangkalan militer di wilayahnya digunakan untuk menyerang Iran. Ia menekankan bahwa pangkalan tersebut dioperasikan bersama oleh Spanyol dan AS, namun tetap berada di bawah kedaulatan Spanyol.

Sikap ini muncul di tengah kecaman Madrid terhadap serangan AS-Israel ke Iran.

Baca Juga: AS Dukung Hak Pakistan Membela Diri di Tengah Konflik dengan Taliban Afghanistan

Sementara itu, Inggris awalnya juga menolak penggunaan pangkalannya untuk operasi militer terhadap Iran. Namun pada Minggu, Perdana Menteri Keir Starmer akhirnya mengizinkan penggunaan fasilitas tersebut atas dasar “pertahanan kolektif”.

Posisi Spanyol serta kecaman tegas dari Perdana Menteri Pedro Sanchez terhadap aksi militer AS-Israel menjadikan Madrid sebagai pengecualian di antara sekutu Barat, dan berpotensi meningkatkan ketegangan hubungan dengan Washington.

Dalam wawancara dengan penyiar Spanyol Telecinco, Albares menegaskan:

“Pangkalan militer Spanyol tidak digunakan untuk operasi ini, dan tidak akan digunakan untuk hal apa pun di luar perjanjian dengan Amerika Serikat atau yang tidak sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.”

Baca Juga: Menteri Energi AS: Hasil Penjualan Minyak Venezuela Tidak Lagi Disalurkan Lewat Qatar

Menteri Pertahanan Margarita Robles menjelaskan bahwa pesawat-pesawat tersebut, yang sebagian besar merupakan pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara, memang telah ditempatkan secara permanen di Spanyol.

Data FlightRadar24 menunjukkan sembilan pesawat tanker berangkat dari pangkalan Morón pada Minggu menuju Jerman.

Dua penerbangan lainnya lepas landas dari Rota menuju wilayah selatan Prancis, sementara empat penerbangan tambahan juga tercatat berangkat dari Rota, meskipun rute mereka tidak terdeteksi dalam sistem pelacakan.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×