kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.157   -17,00   -0,10%
  • IDX 7.546   -47,68   -0,63%
  • KOMPAS100 1.038   -11,52   -1,10%
  • LQ45 743   -12,39   -1,64%
  • ISSI 273   -1,82   -0,66%
  • IDX30 400   -1,56   -0,39%
  • IDXHIDIV20 486   -3,06   -0,63%
  • IDX80 116   -1,49   -1,26%
  • IDXV30 139   0,63   0,46%
  • IDXQ30 128   -1,10   -0,85%

Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Gantikan Tim Cook, Ini Profilnya


Selasa, 21 April 2026 / 07:50 WIB
Apple Tunjuk John Ternus Jadi CEO Gantikan Tim Cook, Ini Profilnya
John Ternus, Wakil Presiden, Teknik Perangkat Keras Mac dan iPad. (REUTERS/Stephen Lam)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Apple resmi melakukan perombakan besar di jajaran puncak kepemimpinan. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu menunjuk John Ternus sebagai CEO berikutnya, sementara Tim Cook beralih menjadi ketua eksekutif (executive chair). 

Pergantian ini menandai fase baru Apple di tengah persaingan ketat industri teknologi yang kini dipacu oleh kecerdasan buatan (AI).

John Ternus, eksekutif senior yang lama menangani perangkat keras Apple, dipilih sebagai penerus Cook. 

Ia bergabung dengan Apple sejak 2001 dan dikenal sebagai sosok di balik layar yang berperan besar dalam pengembangan produk-produk utama perusahaan.

Di bawah kepemimpinannya di divisi perangkat keras, Apple mencatat sejumlah pencapaian, termasuk kebangkitan penjualan komputer Mac yang kembali bersaing kuat di pasar PC global. 

Baca Juga: Era Tim Cook Berakhir? Apple Intensifkan Rencana Suksesi CEO, Ini Kandidat Terkuat

Ternus juga ikut mendorong evolusi lini produk seperti iPad dan AirPods yang kini menjadi perangkat populer di pasar global.

Ia juga dikenal terlibat dalam pengembangan desain ulang besar iPhone, termasuk peluncuran model baru seperti iPhone “Air” yang menjadi salah satu perubahan desain paling signifikan sejak 2017.

Pada usia 50 tahun, Ternus disebut berada pada fase kepemimpinan yang mirip dengan Cook ketika pertama kali menjabat CEO Apple pada 2011.

Tantangan besar: AI dan persaingan baru

Pergantian kepemimpinan ini terjadi saat industri teknologi tengah mengalami pergeseran besar akibat kecerdasan buatan. Tantangan utama Ternus adalah mengintegrasikan AI ke dalam seluruh ekosistem produk Apple.

Selama ini, Apple sudah lama memperkenalkan asisten suara Siri sejak 2011, namun perusahaan dinilai belum berhasil memimpin gelombang baru AI generatif seperti pesaingnya.

Baca Juga: Apple Mengintensifkan Rencana Suksesi untuk CEO Tim Cook

Di sisi lain, kompetisi semakin ketat. Nvidia kini menjadi salah satu pemain dominan di industri AI, bahkan melampaui Apple dalam nilai pasar. 

Sementara itu, Meta Platforms juga agresif mengembangkan perangkat augmented reality, yang bersaing langsung dengan produk Apple seperti Vision Pro.

Apple sendiri sempat mengambil langkah strategis dengan menjalin kerja sama dengan Alphabet, induk dari Google, untuk memanfaatkan model AI Gemini dalam pengembangan Siri.

Analis industri menilai, tantangan Ternus bukan hanya soal teknologi, tetapi juga membangun narasi baru Apple di era AI tanpa terlalu bergantung pada pihak ketiga seperti OpenAI yang saat ini mendominasi lanskap AI global.

Dengan naiknya Ternus, Apple dinilai menggeser fokus kepemimpinan dari keahlian rantai pasok ke pendekatan yang lebih berorientasi produk dan desain.

Sebelumnya, Cook dikenal sebagai arsitek utama efisiensi rantai pasok global Apple yang memungkinkan perusahaan memproduksi ratusan juta perangkat setiap tahun.

Baca Juga: Suksesi Apple: John Ternus Diprediksi Jadi Nahkoda Baru Teknologi Gantikan Tim Cook

Di bawah kepemimpinannya, Apple tumbuh menjadi perusahaan teknologi paling bernilai di dunia selama bertahun-tahun, sebelum posisinya sempat tergeser oleh Nvidia.

Kini Cook akan tetap berada di perusahaan sebagai ketua eksekutif dan disebut masih akan terlibat dalam hubungan dengan pembuat kebijakan serta arah strategis perusahaan.

Perubahan struktur internal

Bersamaan dengan pergantian ini, Apple juga melakukan penataan ulang divisi perangkat keras. Johny Srouji, yang selama ini memimpin pengembangan chip dan sensor kustom Apple, ditunjuk untuk memimpin divisi perangkat keras secara lebih luas.

Sementara itu, beberapa unit rekayasa yang sebelumnya berada di bawah Ternus kini dialihkan ke pimpinan lain dalam struktur baru perusahaan.

Pengamat menilai Ternus akan mendorong Apple lebih agresif di area perangkat masa depan seperti perangkat lipat, kacamata pintar, hingga perangkat berbasis AI. Fokus ini dinilai penting untuk menjaga daya saing Apple di tengah perubahan cepat industri teknologi global.

Baca Juga: Rumor Dibantah, Tim Cook Diprediksi Masih Jadi CEO Apple Hingga 2026

Meski demikian, tantangan terbesar tetap sama: memastikan Apple tidak hanya mengikuti tren AI, tetapi mampu menciptakan ekosistem baru yang kembali mengubah pasar, seperti yang pernah dilakukan perusahaan ini di era iPhone.


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×