kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.036   53,00   0,29%
  • IDX 6.170   -26,53   -0,43%
  • KOMPAS100 805   -6,15   -0,76%
  • LQ45 611   -3,83   -0,62%
  • ISSI 213   -0,70   -0,33%
  • IDX30 344   -2,09   -0,60%
  • IDXHIDIV20 426   -2,72   -0,64%
  • IDX80 92   -0,66   -0,71%
  • IDXV30 116   -0,66   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,87   -0,79%

Arab Saudi Diam-Diam Perluas Akses ke Toko Alkohol, Antrean Mengular & Harga Selangit


Senin, 29 Desember 2025 / 05:39 WIB
Arab Saudi Diam-Diam Perluas Akses ke Toko Alkohol, Antrean Mengular & Harga Selangit
ILUSTRASI. Arab Saudi diam-diam memperluas akses ke satu-satunya toko alkohol resmi di negaranya. (dok/Tribunnews.com)


Sumber: TheIndependent.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Selama ini, warga Saudi dan penduduk lain yang ingin minum biasanya menyeberang ke Bahrain, di mana alkohol legal bagi Muslim dan non-Muslim, ramai saat akhir pekan dan libur. Opsi lebih mahal adalah Dubai. Ada pula yang menyelundupkan alkohol atau membuat minuman oplosan. Ini tentunya lebih berisiko dan mahal.

Sebagian orang memilih minuman non-alkohol sebagai pengganti, termasuk demi “estetika” di media sosial. Di festival besar, antrean bir tanpa alkohol sering mengular, terutama di kalangan anak muda Saudi dan pengunjung yang ingin merasakan suasana.

Larangan alkohol di Saudi berawal dari insiden 1951, ketika Pangeran Mishari, putra Raja Abdulaziz (pendiri Saudi), dalam kondisi mabuk menembak mati wakil konsul Inggris Cyril Ousman di Jeddah. Peristiwa inilah yang mendorong pelarangan total penjualan alkohol.

Tonton: Momen Nataru Akan Dongkrak Ekonomi, Namun Bersifat Sementara

Kesimpulan

Perluasan diam-diam akses toko alkohol menandai pergeseran sosial-ekonomi yang hati-hati namun signifikan di Arab Saudi. Meski tetap dilarang bagi publik, kebijakan ini menunjukkan upaya kerajaan menyeimbangkan reformasi ekonomi dan citra global dengan batasan religius dan kontrol ketat, sekaligus menguji respons pasar dan masyarakat tanpa gegap gempita.

Selanjutnya: Tekanan Indeks Dolar AS Berpeluang Lanjut di Awal 2026




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×