kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.695   14,00   0,08%
  • IDX 6.490   -44,71   -0,68%
  • KOMPAS100 861   -5,54   -0,64%
  • LQ45 654   -4,94   -0,75%
  • ISSI 224   -0,58   -0,26%
  • IDX30 363   -3,19   -0,87%
  • IDXHIDIV20 453   -4,83   -1,06%
  • IDX80 98   -0,61   -0,62%
  • IDXV30 125   -0,83   -0,66%
  • IDXQ30 117   -1,09   -0,93%

Arab Saudi proyeksi akan mendapat surplus anggaran pada 2022


Senin, 13 Desember 2021 / 10:12 WIB
ILUSTRASI. Saudi King Salman bin Abdulaziz attends via video link a virtual G20 summit on coronavirus disease (COVID-19), in Riyadh, Saudi Arabia March 26, 2020. Arab Saudi proyeksi akan mendapat surplus anggaran pada 2022.


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

Sekadar informasi pemerintah secara tak terduga menaikkan pajak pertambahan nilai menjadi 15% dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan guna mengurangi dampak kehancuran tahun lalu.

Harapan penurunan tarif pajak yang dilakukan oleh Pangeran Mohammed yang mengatakan pada bulan April kenaikan itu adalah tindakan yang akan berlangsung hingga lima tahun.

Baca Juga: Baru listing, berikut target pertumbuhan kinerja OBM Drilchem tahun 2021 dan 2022

Dengan perkiraan surplus tahun depan, pemerintah masih berencana untuk memanfaatkan pasar utang sekitar 40 miliar riyal, sebagian besar untuk membiayai kembali utang.

Ini juga akan menerbitkan apa yang obligasi pertama kali, dengan hasil yang dialokasikan untuk mendanai proyek-proyek yang terkait dengan upaya kerajaan untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060.

Pemerintah, yang mencapai 32,5% dari output ekonomi pada tahun 2020 sebagai akibat dari pandemi, akan mulai turun pada tahun 2023, menurut perkiraan pemerintah.




TERBARU

[X]
×