kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

AS Bakal Kirim Migran Kriminal ke Teluk Guantanamo, Kuba Meradang


Jumat, 31 Januari 2025 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan pembangunan fasilitas penahanan migran di Teluk Guantanamo yang katanya akan menampung sebanyak 30.000 orang. REUTERS/Elizabeth Frantz 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut Trump, fasilitas itu akan menggandakan kapasitas AS untuk menampung migran tak berdokumen.

AS telah menggunakan fasilitas di Guantanamo - yang dikenal sebagai Pusat Operasi Migran Guantanamo (GMOC) - selama beberapa dekade dan melalui berbagai pemerintahan, baik dari Partai Republik maupun Demokrat.

Dalam laporan tahun 2024, Proyek Bantuan Pengungsi Internasional (IRAP) menuduh pemerintah secara diam-diam menahan para migran di sana dalam kondisi yang "tidak manusiawi" tanpa batas waktu setelah menahan mereka di laut.

Tonton: Trump Akan Batalkan Visa Pelajar bagi Pengunjuk Rasa Pro-Palestina

GMOC pada dasarnya menampung para migran yang dijemput di laut dan baru-baru ini menjadi subjek permintaan Kebebasan Informasi oleh American Civil Liberties Union untuk pengungkapan catatan tentang lokasi tersebut.




TERBARU

[X]
×