kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

AS: China disinyalir telah melakukan ledakan uji coba nuklir terlarang


Kamis, 16 April 2020 / 08:45 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal selam nuklir China. REUTERS/Stringer


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Rusia, Prancis dan Inggris - tiga dari lima kekuatan nuklir dunia yang diakui secara internasional - menandatangani dan meratifikasi Perjanjian Larangan Uji Komprehensif, yang masih mensyaratkan ratifikasi oleh 44 negara untuk menjadi hukum internasional.

Baca Juga: Konflik AS-Iran: 56 orang tewas terhimpit di Iran, Trump enggan mematuhi hukum

China dan Amerika Serikat adalah di antara delapan penandatangan yang belum meratifikasinya. Akan tetapi, China telah menyatakan kepatuhannya terhadap semua peraturan, sementara Amerika Serikat telah mengamati moratorium pengujian sepihak sejak 1992.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×