kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

AS: China disinyalir telah melakukan ledakan uji coba nuklir terlarang


Kamis, 16 April 2020 / 08:45 WIB
AS: China disinyalir telah melakukan ledakan uji coba nuklir terlarang
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal selam nuklir China. REUTERS/Stringer


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Rusia, Prancis dan Inggris - tiga dari lima kekuatan nuklir dunia yang diakui secara internasional - menandatangani dan meratifikasi Perjanjian Larangan Uji Komprehensif, yang masih mensyaratkan ratifikasi oleh 44 negara untuk menjadi hukum internasional.

Baca Juga: Konflik AS-Iran: 56 orang tewas terhimpit di Iran, Trump enggan mematuhi hukum

China dan Amerika Serikat adalah di antara delapan penandatangan yang belum meratifikasinya. Akan tetapi, China telah menyatakan kepatuhannya terhadap semua peraturan, sementara Amerika Serikat telah mengamati moratorium pengujian sepihak sejak 1992.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×