kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

AS: China disinyalir telah melakukan ledakan uji coba nuklir terlarang


Kamis, 16 April 2020 / 08:45 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal selam nuklir China. REUTERS/Stringer


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Rusia, Prancis dan Inggris - tiga dari lima kekuatan nuklir dunia yang diakui secara internasional - menandatangani dan meratifikasi Perjanjian Larangan Uji Komprehensif, yang masih mensyaratkan ratifikasi oleh 44 negara untuk menjadi hukum internasional.

Baca Juga: Konflik AS-Iran: 56 orang tewas terhimpit di Iran, Trump enggan mematuhi hukum

China dan Amerika Serikat adalah di antara delapan penandatangan yang belum meratifikasinya. Akan tetapi, China telah menyatakan kepatuhannya terhadap semua peraturan, sementara Amerika Serikat telah mengamati moratorium pengujian sepihak sejak 1992.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×