kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Makin mesra, AS dikabarkan bakal cabut label manipulator mata uang atas China


Selasa, 14 Januari 2020 / 05:16 WIB
ILUSTRASI. Mata uang yuan China. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: CNN,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di masa lalu, China, Korea Selatan, dan sejumlah negara lain yang dituding sebagai manipulator mata uang, mengambil aksi lanjutan. Sebab, label manipulator memberikan sinyal kepada komunitas global bahwa negara terkait tidak menjadi pemain yang bersih dalam makroekonomi

Baca Juga: Analis: Jika perang dagang memburuk, yuan bisa menembus level 8 per dollar

Dampaknya cukup banyak. Investor asing kemungkinan tidak mau menanamkan investasinya di sebuah negara yang tidak mengikuti aturan yang berlaku.

Selain itu, negara-negara dunia juga tidak mau melakukan transaksi perdagangan dengan seseorang yang bersaing tidak sehat dan mengeruk keuntungan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga: Inilah tiga skenario posisi nilai tukar yuan saat perang dagang

Kendati demikian, label China sebagai manipulator mata uang sepertinya tidak berdampak banyak. Hal ini mengingat mayoritas komunitas internasional akan memandang tudingan pemerintahan Trump bermotif politik.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×