kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.186   27,00   0,15%
  • IDX 5.113   55,55   1,10%
  • KOMPAS100 660   8,69   1,33%
  • LQ45 521   5,42   1,05%
  • ISSI 170   0,55   0,33%
  • IDX30 293   2,72   0,94%
  • IDXHIDIV20 393   1,61   0,41%
  • IDX80 76   0,99   1,32%
  • IDXV30 110   0,35   0,32%
  • IDXQ30 98   0,08   0,08%

AS tolak bergabung dalam Upaya vaksin Covid-19 global karena dipimpin WHO


Rabu, 02 September 2020 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. Logo WHO. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: CNN,Forbes | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Berikut sejumlah fakta tentang Program Covax WHO seperti yang dilansir dari Forbes:

- Covax dipimpin bersama oleh WHO, Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi dan Gavi, yang bertujuan untuk membeli 2 miliar dosis suntikan vaksin Covid-19 potensial dari beberapa produsen vaksin pada akhir tahun 2021 dan mendistribusikannya ke seluruh dunia.

- Minggu lalu, WHO mengumumkan bahwa Covax berencana untuk bekerja sama dengan produsen vaksin untuk memberikan akses yang adil kepada negara-negara di seluruh dunia atas vaksin yang aman dan efektif, setelah dilisensikan dan disetujui.

- Pada hari Senin, Komisi Eropa mengonfirmasi akan memberikan kontribusi 400 juta euro (US$ 478 juta) untuk inisiatif tersebut, dan WHO mengatakan Jerman juga telah bergabung dengan pakta tersebut.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×