kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.770   77,00   0,44%
  • IDX 6.466   29,43   0,46%
  • KOMPAS100 853   3,18   0,37%
  • LQ45 649   2,26   0,35%
  • ISSI 224   1,16   0,52%
  • IDX30 361   1,92   0,54%
  • IDXHIDIV20 451   3,28   0,73%
  • IDX80 97   0,36   0,37%
  • IDXV30 124   0,55   0,44%
  • IDXQ30 116   0,71   0,61%

AS tolak bergabung dalam Upaya vaksin Covid-19 global karena dipimpin WHO


Rabu, 02 September 2020 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. Logo WHO. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: CNN,Forbes | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Berikut sejumlah fakta tentang Program Covax WHO seperti yang dilansir dari Forbes:

- Covax dipimpin bersama oleh WHO, Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi dan Gavi, yang bertujuan untuk membeli 2 miliar dosis suntikan vaksin Covid-19 potensial dari beberapa produsen vaksin pada akhir tahun 2021 dan mendistribusikannya ke seluruh dunia.

- Minggu lalu, WHO mengumumkan bahwa Covax berencana untuk bekerja sama dengan produsen vaksin untuk memberikan akses yang adil kepada negara-negara di seluruh dunia atas vaksin yang aman dan efektif, setelah dilisensikan dan disetujui.

- Pada hari Senin, Komisi Eropa mengonfirmasi akan memberikan kontribusi 400 juta euro (US$ 478 juta) untuk inisiatif tersebut, dan WHO mengatakan Jerman juga telah bergabung dengan pakta tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×