kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Australia Akan Turunkan Pajak Bahan Bakar untuk Mengurangi Biaya Pasca Perang Iran


Senin, 30 Maret 2026 / 09:39 WIB
Australia Akan Turunkan Pajak Bahan Bakar untuk Mengurangi Biaya Pasca Perang Iran
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (Oleksiy Kuleba via Telegram/Handout via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia akan menurunkan pajak bahan bakar dan solar hingga setengahnya selama tiga bulan dalam upaya untuk menurunkan biaya yang melonjak akibat perang AS-Israel di Iran, kata .

Mengutip Reuters, Senin (30/3/2026), Perdana Menteri Anthony Albanese  mengungkapkan, pengurangan separuh pajak, yang dikenal sebagai pajak bahan bakar, akan mengurangi biaya bahan bakar sebesar 26,3 sen Australia per liter.

"Kami memahami tekanan biaya bagi masyarakat sangat nyata karena dampak perang di belahan dunia lain terjadi di sini," kata Albanese dalam konferensi pers di Canberra.

Baca Juga: Harga BBM Melonjak! Vietnam Rombak Kilang Terbesar Demi Produksi BBM

Pemerintah juga akan menangguhkan pungutan penggunaan jalan untuk kendaraan berat selama tiga bulan.

Langkah-langkah ini diperkirakan akan menelan biaya pemerintah sebesar A$2,55 miliar ($1,75 miliar). 

($1 = 1,4599 â dolar Australia)


Tag


TERBARU

[X]
×