kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Baht Thailand Anjlok Terdalam Selasa (28/4) Pagi, Rupiah Ikut Tergerus di Pasar Asia


Selasa, 28 April 2026 / 09:36 WIB
Baht Thailand Anjlok Terdalam Selasa (28/4) Pagi, Rupiah Ikut Tergerus di Pasar Asia
ILUSTRASI. Uang baht Thailand ( REUTERS/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia cenderung melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (28/4/2026). Di antara mata uang kawasan, baht Thailand mencatatkan pelemahan terdalam.

Melansir Reuters berdasarkan data perdagangan pukul 02.05 GMT, baht Thailand melemah 0,34% ke level 32,43 per dolar AS.

Baca Juga: Yen Stabil Jelang Keputusan BOJ Selasa (28/4) Pagi, Pasar Waspadai Arah Suku Bunga

Pelemahan juga terjadi pada sejumlah mata uang lainnya, termasuk rupiah Indonesia yang turun 0,20% ke level Rp17.220 per dolar AS.

Yen Jepang turut melemah tipis 0,07% ke posisi 159,53 per dolar AS. Sementara itu, dolar Taiwan turun 0,10%, won Korea Selatan melemah 0,05%, peso Filipina terkoreksi 0,13%, dan yuan China turun 0,03%.

Di sisi lain, beberapa mata uang relatif stabil. Dolar Singapura hanya melemah tipis 0,02%, sementara ringgit Malaysia dan rupee India tercatat tidak mengalami perubahan signifikan pada perdagangan hari ini.

Secara year-to-date (ytd) atau sejak awal 2026, mayoritas mata uang Asia juga masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS.

Rupee India mencatat pelemahan terbesar yakni 4,59%, disusul peso Filipina 3,26%, rupiah 3,19%, dan baht Thailand 3,02%.

Baca Juga: Jepang Siaga 24 Jam Hadapi Gejolak Yen, Menkeu Siap Intervensi

Adapun won Korea Selatan telah melemah 2,36% sejak awal tahun, sementara yen Jepang turun 1,81%.

Sebaliknya, beberapa mata uang justru menguat, seperti ringgit Malaysia yang terapresiasi 2,68%, yuan China naik 2,32%, dan dolar Singapura menguat 0,86%.

Pergerakan ini mencerminkan masih kuatnya dolar AS di tengah ketidakpastian global, yang membuat tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk di kawasan Asia, masih berlanjut.




TERBARU

[X]
×