kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.720   -139,28   -2,03%
  • KOMPAS100 894   -21,76   -2,38%
  • LQ45 658   -12,02   -1,79%
  • ISSI 243   -5,16   -2,08%
  • IDX30 371   -5,66   -1,50%
  • IDXHIDIV20 455   -6,24   -1,35%
  • IDX80 102   -2,09   -2,01%
  • IDXV30 130   -1,95   -1,48%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Baht Thailand dan Peso Filipina Terlemah di Antara Mata Uang Asia yang Lesu


Rabu, 27 Agustus 2025 / 09:40 WIB
Baht Thailand dan Peso Filipina Terlemah di Antara Mata Uang Asia yang Lesu
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Anti-government protesters hold Thai baht banknotes ready to donate to their leader marching in downtown Bangkok February 7, 2014. REUTERS/Damir Sagolj/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Baht Thailand dan peso Filipina mencatat pelemahan paling signifikan di antara mata uang Asia pada perdagangan Rabu (27/8/2025). Sementara mata uang regional lainnya bergerak relatif stabil terhadap dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.324 Per Dolar AS pada Hari Ini (27/8)

Melansir Reuters, pukul 02.00 GMT, nilai tukar beberapa mata uang Asia terhadap dolar AS tercatat:

  • Baht: 32,505 (-0,23%)
  • Peso: 57,016 (-0,19%)
  • Yen Jepang: 147,600 (-0,14%)
  • Dolar Singapura: 1,286 (-0,11%)
  • Won Korea: 1.395,200 (-0,11%)
  • Rupiah: 16.300 (-0,06%)
  • Ringgit Malaysia: 4,218 (-0,09%)
  • Yuan China: 7,150 (+0,03%)

Baca Juga: Dibayangi Sentimen Eksternal, Begini Proyeksi Rupiah untuk Rabu (27/8)

Jika dihitung sejak awal 2025 hingga saat ini, pergerakan mata uang utama Asia terhadap dolar AS sebagai berikut:

  • Yen Jepang naik 6,49%
  • Dolar Singapura naik 6,16%
  • Dolar Taiwan naik 7,28%
  • Won Korea naik 5,53%
  • Baht Thailand naik 5,52%
  • Peso Filipina naik 1,86%
  • Rupiah turun 1,29%
  • Rupee India turun 2,36%
  • Ringgit Malaysia naik 5,93%
  • Yuan China naik 2,10%


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×