kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Inggris Paksa Apple dan Google Pasang Filter Pornografi Agar Ponsel Anak Aman


Senin, 08 Juni 2026 / 16:22 WIB
Diperbarui Senin, 08 Juni 2026 / 16:25 WIB
Inggris Paksa Apple dan Google Pasang Filter Pornografi Agar Ponsel Anak Aman
ILUSTRASI. Pemerintah Inggris meminta perusahaan teknologi besar menyiapkan pengamanan di gawai produksi mereka untuk mencegah pornograf (REUTERS/Hannah McKay)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris meminta perusahaan teknologi besar menyiapkan pengamanan untuk mencegah pornografi, terutama di kalangan anak di bawah umur. Bila perusahaan tidak patuh, Inggris bakal mengeluarkan peraturan yang memaksa perusahaan melakukan hal tersebut.

Reuters melaporkan, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan, perusahaan-perusahaan teknologi besar yang beroperasi di Inggris harus menyertakan langkah-langkah keamanan pada ponsel anak-anak untuk mencegah mereka menyebarkan gambar telanjang.

"Hari ini saya menyerukan kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang beroperasi di negara ini untuk memperkenalkan kontrol perangkat yang mencegah anak-anak mengirim dan menerima gambar-gambar yang eksplisit secara seksual," kata Starmer dalam pidatonya di London Tech Week, seperti dikutip Reuters, Senin (8/6/2026).

Baca Juga: IPO SpaceX Picu Demam Investor Ritel, Ini Cara Beli Saham dan Risikonya

Pemerintah Inggris meminta, perusahaan seperti Apple dan Google harus membangun atau mengaktifkan solusi teknis pada ponsel pintar dan tablet untuk mendeteksi dan memblokir gambar telanjang untuk anak-anak.

Orang dewasa masih dapat mengambil, berbagi, atau melihat konten telanjang melalui proses verifikasi usia.

Usai pengumuman Starmer tersebut, pemerintah Inggris mengeluarkan pernyataaan yang menegaskan jika perusahaan tidak bertindak dalam waktu tiga bulan, pemerintah akan mengajukan undang-undang yang memaksa perusahaan mengaktifkan teknologi tersebut.

"Ini akan mencakup denda bagi perusahaan. Tidak ada yang dikesampingkan, dan sebagai upaya terakhir pemerintah sedang menjajaki apakah ini dapat memperluas tanggung jawab pidana bagi para bos teknologi yang gagal mematuhi," kata pernyataan pemerintah tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×