Banjir Malaysia: 11.000 Orang Harus Mengungsi

Senin, 20 Desember 2021 | 05:51 WIB Sumber: Reuters
Banjir Malaysia: 11.000 Orang Harus Mengungsi

ILUSTRASI. Hujan deras di Malaysia telah menyebabkan banjir yang telah menyebabkan lebih dari 11.000 orang mengungsi.


KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Hujan deras di Malaysia telah menyebabkan banjir yang telah menyebabkan lebih dari 11.000 orang mengungsi dari rumah mereka. Banjir juga mengakibatkan puluhan jalan tertutup dan mengganggu pelayaran.

Mengutip Reuters, Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengatakan pada konferensi pers Sabtu malam, lebih dari 66.000 personel dari polisi, tentara dan pemadam kebakaran telah dikerahkan secara nasional untuk membantu menyelamatkan orang-orang yang terdampak oleh banjir dan membawa mereka ke tempat penampungan.

Banjir di Malaysia biasa terjadi selama musim hujan tahunan antara Oktober dan Maret, khususnya di pantai timur negara itu. Tapi hujan yang dimulai pada Jumat pagi dan berlanjut hingga Sabtu, menyebabkan dampak paling buruk di negara bagian barat Selangor. Ini merupakan wilayah terkaya dan terpadat di Malaysia di sekitar ibu kota Kuala Lumpur.

"Agak kacau di Selangor saat ini, di negara bagian lain, persiapan akan dilakukan lebih awal untuk musim hujan. Tapi di Selangor, ini terjadi sangat tiba-tiba," kata Ismail Sabri, salah satu warga Selangor. Dia menambahkan, hampir 4.000 orang di negara bagian itu telah dievakuasi dari rumah mereka.

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir dilarikan ke rumah sakit

Pihak berwenang di Port Klang, pelabuhan terbesar di negara itu, mengatakan operasi pengiriman sangat terganggu oleh banjir. Puluhan jalan raya juga ditutup.

Video yang diposting di media sosial menunjukkan sungai yang meluap, tanah longsor, dan mobil terendam yang ditinggalkan di jalan-jalan.

Ashraf Noor Azam, seorang warga berusia 26 tahun dari distrik Selangor, Shah Alam, mengatakan dia tidak mengira situasinya akan begitu serius dan terpaksa meninggalkan mobilnya di sisi jalan raya.

Baca Juga: Malaysia Deteksi Kasus Omicron Kedua: Gadis 8 Tahun yang Baru Kembali dari Nigeria

"Setelah empat jam terdampar tanpa bantuan, dan banjir tidak kunjung membaik, kami memutuskan untuk berjalan di tengah banjir," katanya dalam tweet dengan video yang menunjukkan tiga orang berjalan.

Menurut situs web pemerintah yang melacak perkembangan banjir, delapan dari 16 negara bagian di Malaysia melihat ketinggian air naik ke tingkat yang berbahaya pada hari Sabtu.

Departemen Meteorologi memperingatkan bahwa hujan lebat di Selangor, Kuala Lumpur, dan beberapa negara bagian akan berlanjut hingga Minggu.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru