kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Bank Inggris harus tambah modal 13,4 miliar pound


Jumat, 21 Juni 2013 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/18/08/2021.


Sumber: Financial Times | Editor: Sanny Cicilia

LONDON. Lima bank Inggris harus menambah dana agar mencapai rasio kecukupan modal (CAR). Regulator meminta Royal Bank of Scotland (RBS), Lloyds Banking Group, Barclays, Co-operative Bank, dan Nationwide Building Society menambah modal total £ 13,4 miliar tahun ini.

Prudential Regulation Authority (PRA), divisi pengawas perbankan Bank of England, menjelaskan, kelima bank ini kekurangan modal £ 27,1 miliar di akhir tahun 2012. Setelah menimbang berbagai rencana bank menambah modal, PRA menghitung, kekurangannya masih £ 13,4 miliar.

RBS, bank yang paling jauh memenuhi kebutuhan kecukupan modal, harus menambah modal € 13,6 miliar di akhir Desember lalu. PRA bilang, aksi RBS menjual aset, masih menyisakan gap sebesar £ 3,2 miliar, dikutip Financial Times.

Lloyds yang membutuhkan tambahan modal £ 8,6 miliar, pada Kamis menyatakan siap dengan £ 5,8 miliar, setelah sebelumnya berjanji menambah £ 2,8 miliar. Bank ini menegaskan tidak perlu menerbitkan utang atau saham baru.

Perbankan Inggris mengalami penyusutan modal setelah krisis 2009 silam. Mereka kini diminta memenuhi kebutuhan modal 7% dari aset berisiko. Bank HSBC, Standard Chartered dan Santander Bank mendapat surat sehat dari regulator.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×