kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bank of England Ingatkan Risiko Bubble AI Jika Pasar Melampaui Imbal Hasil


Kamis, 06 November 2025 / 20:56 WIB
Bank of England Ingatkan Risiko Bubble AI Jika Pasar Melampaui Imbal Hasil
ILUSTRASI. Gubernur Bank of England, Andrew Bailey. Alastair Grant/Pool via REUTERS/


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan bahwa kemungkinan adanya gelembung (bubble) yang dipicu oleh kecerdasan buatan di pasar, terlepas dari peningkatan produktivitas yang besar yang kemungkinan akan dihasilkan oleh teknologi tersebut.

Mengutip Reuters, Kamis (6/11/2025), berbicara setelah bank sentral mempertahankan suku bunga, Bailey mengatakan ada ketidakpastian seputar imbal hasil AI di masa depan, tetapi tidak terlalu terkait dengan potensinya.

"Tentu saja, sangat mungkin dan sangat konsisten bahwa AI bisa menjadi penggerak besar berikutnya dalam hal produktivitas," katanya. "Pandangan saya pribadi, saya pikir, lebih mungkin daripada tidak, kemungkinan besar begitu.

Baca Juga: Bank of England Diprediksi Tahan Suku Bunga, Pasar Masih Buka Peluang Pemangkasan

"Tetapi kita masih harus menempuh jalan yang cukup panjang untuk benar-benar melihat buktinya." 

Pada saat yang sama, kita bisa saja mengalami gelembung, karena jelas pasar sedang memperkirakan aliran imbal hasil di masa mendatang dari hal ini, dan itu masih belum pasti. "Jadi, Anda tahu, kedua hal itu bukannya tidak konsisten."

Dalam laporan kebijakan moneter yang menyertai keputusan suku bunga, bank sentral mengatakan valuasi ekuitas tampaknya telah diregangkan dalam konteks historis, terutama untuk perusahaan teknologi yang berfokus pada AI.

Baca Juga: India Pertimbangkan untuk Memiliki Bank yang Lebih Besar, Merger Jadi Salah Satu Opsi

Hal itu membuat pasar ekuitas rentan terhadap koreksi jika ekspektasi seputar dampak AI menjadi kurang optimis, katanya, yang menyatakan bahwa penurunan permintaan global yang diakibatkannya dapat mengurangi tekanan inflasi di Inggris.

"Jika gelembung itu mengempis atau pecah, itu akan menunjukkan pengetatan kondisi keuangan yang akan melemahkan permintaan global, dan itu akan berdampak kembali ke Inggris," kata Wakil Gubernur Dave Ramsden.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×