kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Bapak Kiamat: Trump akan memohon QE4 kepada Fed


Senin, 16 Januari 2017 / 14:17 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Analis yang kerap dikenal dengan sebutan Bapak Kiamat, Marc Faber, menilai kebijakan presiden terpilih AS Donald Trump akan membantu perekonomian Amerika. Namun, masalahnya, tidak akan ada cukup cadangan dana untuk jangka panjang.

"Trump sangat pro-bisnis, sehingga cukup wajar jika mood pelaku bisnis kecil menengah, korporasi, dan investor kian membaik," kata Faber kepada CNBC.

Meski Faber memprediksi pasar saham akan terus mendaki, dia mencatat bahwa hal ini tidak akan cukup baik bagi investor jika kondisinya mulai berbalik arah.

"Saya rasa ekonomi di masa Trump akan membaik, tapi itu bukan berarti harga aset-aset akan terus mendaki, karena harga mereka sudah terinflasi," jelasnya. Namun, jika dibandingkan dengan wawancara sebelumnya, retorika Faber masih lebih baik. Di wawancara sebelumnya, Faber meramal pasar saham AS akan kolaps dan kondisinya lebih buruk dibanding tahun 80-an.

"Jika seseorang mau berada di market, saya melihat pasar saham lain -selain Amerika- lebih menarik," kata Faber.

Dia mencatat, di 2017, Argentina, Brazil dan ETF emerging market sudah akan melampaui kinerja S&P 500. "Pasar saham asing akan melampaui kinerja pasar saham AS, dan jika keduanya mengalami penurunan, maka pasar saham AS akan turun lebih dalam," paparnya.

Menurutnya, investasi yang masih menarik di AS saat ini hanyalah saham-saham berbasis emas, perak, dan platinum. "Kita memiliki perusahaan tambang emas yang hebat di AS," jelasnya.

Sekadar informasi, harga emas sudah naik 3% di sepanjang tahun ini. Saham-saham tambang melonjak lebih dari 8% pada periode yang sama. "Saya rasa emas memiliki performa yang cukup fantastis," imbuhnya.

Di sisi lain, Faber juga memprediksi, perekonomian AS akan stagnan dan defisit anggaran akan kian membengkak. Kondisi ini akan mendorong Trump "memohon" kepada The Fed untuk meluncurkan quantitative easing 4 (QE4). "Hal ini nantinya akan menyebabkan dollar melemah dan harga emas akan meroket," paparnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×