kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.890   8,00   0,05%
  • IDX 9.054   21,17   0,23%
  • KOMPAS100 1.252   4,32   0,35%
  • LQ45 887   5,31   0,60%
  • ISSI 330   -0,11   -0,03%
  • IDX30 452   2,91   0,65%
  • IDXHIDIV20 534   4,71   0,89%
  • IDX80 139   0,44   0,32%
  • IDXV30 147   0,61   0,41%
  • IDXQ30 145   1,17   0,81%

Bea Cukai China: Chip Nvidia H200 Tidak Diizinkan Masuk Tiongkok


Kamis, 15 Januari 2026 / 06:16 WIB
Bea Cukai China: Chip Nvidia H200 Tidak Diizinkan Masuk Tiongkok
ILUSTRASI. Bea cukai China pekan ini memberi tahu para petugas bahwa chip kecerdasan buatan (AI) H200 buatan Nvidia tidak diizinkan masuk ke China. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Amerika Serikat sendiri sejak 2022 telah membatasi ekspor chip kelas atas ke China untuk menghambat perkembangan AI dan teknologi negara tersebut.

Tahun lalu, Trump sempat melarang lalu kembali mengizinkan ekspor chip yang jauh lebih lemah, yakni H20. Namun setelah itu, Beijing secara de facto memblokir penjualan chip tersebut sejak sekitar Agustus. Akibatnya, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan pangsa pasar chip AI Nvidia di China, ekonomi terbesar kedua dunia, menyusut hingga nol.

Berbeda dengan H20, chip H200 menawarkan kinerja sekitar enam kali lebih tinggi, sehingga menjadi produk yang sangat menarik.

Meski produsen chip China telah mengembangkan prosesor AI seperti Ascend 910C buatan Huawei, H200 dinilai jauh lebih efisien untuk pelatihan skala besar model AI canggih.

Perusahaan teknologi China disebut telah memesan lebih dari dua juta unit chip H200 dengan harga sekitar US$ 27.000 per unit, jauh melampaui stok Nvidia yang hanya sekitar 700.000 chip, menurut sumber bulan lalu.

Namun, masih menjadi perdebatan pihak mana yang sebenarnya paling diuntungkan dari penjualan H200 ke China.

Masuk kembali ke pasar China berarti keuntungan besar bagi Nvidia dan pemerintah AS, yang akan memungut biaya sebesar 25% dari penjualan chip tersebut.

Baca Juga: Di Balik Turunnya Defisit AS, Ada Ancaman Fiskal Jangka Panjang

Pejabat AI Gedung Putih David Sacks dan sejumlah pihak lain juga berpendapat bahwa mengekspor chip semacam ini ke China justru akan mengurangi insentif pesaing China untuk mengejar desain chip paling canggih Nvidia.

“Beijing percaya AS sangat membutuhkan penjualan chip AI ke China, sehingga China merasa memiliki daya tawar untuk menekan konsesi dari AS sebagai imbalan atas persetujuan lisensi,” kata Chris McGuire, peneliti senior bidang China dan teknologi baru di lembaga pemikir Council on Foreign Relations.

Selanjutnya: 7 Drakor Komedi Action Terbaru Bikin Tawa Meledak di Tengah Ketegangan

Menarik Dibaca: 7 Drakor Komedi Action Terbaru Bikin Tawa Meledak di Tengah Ketegangan




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×