kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Begini cara orang-orang kaya dunia meningkatkan kekayaan mereka di masa pandemi


Kamis, 23 Juli 2020 / 13:46 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The logo of Swiss bank UBS is seen in Zurich, Switzerland October 25, 2018. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Sekarang mereka berinvestasi di real estat perumahan atau membuat kesepakatan dengan perusahaan strategis yang butuh dana. Stadler mengatakan tren tersebut mulai terlihat di Asia. Sebagai konsekuensinya, ia berharap pasar ekuitas melunak di sepanjang sisa tahun ini.

Namun ia mengatakan, dalam jangka panjang, kurang dari setengah kantor keluarga yang disurvei UBS tetap ingin meningkatkan alokasi investasi mereka dalam bentuk ekuitas dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

Baca Juga: Para investor top dunia memperingatkan akan kehancuran pasar yang lebih besar

Ditanya apakah kerusuhan di Hong Kong dan ketegangannya dengan China daratan telah mempengaruhi keputusan investasi, Stadler mengatakan UBS tidak melihat uang kantor keluarga pindah dari Hong Kong ke yurisdiksi lain.

"Mereka membuat pengaturan mereka bertahun-tahun yang lalu, di mana mereka ingin menempatkan diri mereka di peta," katanya, menambahkan bahwa klien seperti itu cenderung menyimpan uang mereka di berbagai yurisdiksi dan mendasarkan keputusan mereka pada strategi jangka panjang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×