kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.931   31,00   0,17%
  • IDX 6.313   -27,02   -0,43%
  • KOMPAS100 834   -5,59   -0,67%
  • LQ45 631   -5,81   -0,91%
  • ISSI 217   -0,97   -0,44%
  • IDX30 355   -2,94   -0,82%
  • IDXHIDIV20 440   -3,18   -0,72%
  • IDX80 95   -0,80   -0,83%
  • IDXV30 118   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,97   -0,84%

Begini cara orang-orang kaya dunia meningkatkan kekayaan mereka di masa pandemi


Kamis, 23 Juli 2020 / 13:46 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The logo of Swiss bank UBS is seen in Zurich, Switzerland October 25, 2018. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Sekarang mereka berinvestasi di real estat perumahan atau membuat kesepakatan dengan perusahaan strategis yang butuh dana. Stadler mengatakan tren tersebut mulai terlihat di Asia. Sebagai konsekuensinya, ia berharap pasar ekuitas melunak di sepanjang sisa tahun ini.

Namun ia mengatakan, dalam jangka panjang, kurang dari setengah kantor keluarga yang disurvei UBS tetap ingin meningkatkan alokasi investasi mereka dalam bentuk ekuitas dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

Baca Juga: Para investor top dunia memperingatkan akan kehancuran pasar yang lebih besar

Ditanya apakah kerusuhan di Hong Kong dan ketegangannya dengan China daratan telah mempengaruhi keputusan investasi, Stadler mengatakan UBS tidak melihat uang kantor keluarga pindah dari Hong Kong ke yurisdiksi lain.

"Mereka membuat pengaturan mereka bertahun-tahun yang lalu, di mana mereka ingin menempatkan diri mereka di peta," katanya, menambahkan bahwa klien seperti itu cenderung menyimpan uang mereka di berbagai yurisdiksi dan mendasarkan keputusan mereka pada strategi jangka panjang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×