CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Beijing Ingatkan Wabah Covid-19 yang Eksplosif, Shanghai Lakukan Pengujian Massal


Minggu, 12 Juni 2022 / 07:39 WIB
Beijing Ingatkan Wabah Covid-19 yang Eksplosif, Shanghai Lakukan Pengujian Massal
ILUSTRASI. Seorang pekerja dengan alat pelindung diri mengambil sampel swab dari seorang warga di lokasi tes asam nukleat saat penguncian, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Shanghai, China, Kamis (28/4/2022).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SHANGHAI. Juru bicara pemerintah China mengatakan pada Sabtu (11/6) bahwa Ibu Kota Beijing mengalami wabah eksplosif Covid-19 yang terhubung ke sebuah bar. Kini pusat komersial, Shanghai, melakukan pengujian massal untuk menahan lonjakan kasus terkait dengan sebuah salon.

Peringatan itu menyusul pengetatan baru pembatasan Covid-19 di Beijing sejak Kamis, dengan setidaknya dua distrik menutup beberapa tempat hiburan setelah gejolak di lingkungan yang penuh dengan kehidupan malam, perbelanjaan, dan kedutaan.

Sementara tingkat infeksi China rendah menurut standar global, China mempertahankan kebijakan nol-Covid, dengan alasan perlunya melindungi orang tua dan sistem medis, bahkan ketika negara-negara lain mencoba hidup dengan virus.

Sejauh ini, negara berpenduduk 1,4 miliar itu hanya mengalami 5.226 kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada Terkait Peningkatan Kasus Covid-19

Pihak berwenang Beijing mengatakan pada hari Sabtu bahwa semua 61 kasus baru yang ditemukan di kota pada hari Jumat telah mengunjungi Heaven Supermarket Bar atau memiliki hubungan dengannya.

"Wabah baru-baru ini ... sangat eksplosif dan cakupannya luas," kata Xu Hejian, juru bicara pemerintah kota Beijing, dalam jumpa pers.

Ibukota telah mendaftarkan 46 kasus lokal baru pada hari Sabtu pada pukul 3 sore. (0700 GMT), semua orang sudah dalam isolasi atau dalam pengawasan, kata pejabat kesehatan Liu Xiaofeng.

Kota itu tidak mengumumkan pembatasan baru pada briefing, tetapi kemudian administrasi olahraga Beijing mengatakan semua kegiatan olahraga di luar kampus dan "offline" untuk remaja akan dibatalkan mulai Minggu.

Sejauh ini, 115 kasus dan 6.158 kontak dekat yang terkait dengan bar telah dilaporkan, membuat kota berpenduduk 22 juta itu kembali dalam keadaan cemas.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Naik Lagi, Begini Kata Pemprov DKI

Beijing hanya melonggarkan pembatasan kurang dari dua minggu lalu yang telah diberlakukan untuk memerangi wabah besar yang dimulai pada bulan April.

Universal Beijing Resort yang luas - sebuah taman hiburan di pinggiran kota - pada hari Jumat membatalkan rencana untuk dibuka kembali. Otoritas kota mengatakan tiga pekerjanya telah mengunjungi bar Heaven Supermarket.

Banyak lingkungan di ibu kota telah dikunci, dengan penduduk disuruh tinggal di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×