kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.738   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.550   24,36   0,37%
  • KOMPAS100 858   6,32   0,74%
  • LQ45 650   6,04   0,94%
  • ISSI 228   -0,40   -0,17%
  • IDX30 364   3,39   0,94%
  • IDXHIDIV20 448   4,93   1,11%
  • IDX80 98   0,77   0,80%
  • IDXV30 124   0,17   0,14%
  • IDXQ30 116   1,20   1,05%

Belanja Modal Perusahaan Jepang Naik 1,6%, Peluang BOJ Naikkan Bunga Menguat


Selasa, 01 September 2026 / 08:40 WIB
Belanja Modal Perusahaan Jepang Naik 1,6%, Peluang BOJ Naikkan Bunga Menguat
ILUSTRASI. Negara Produsen Mobil Terbesar di Dunia - Jepang (DOK/avtoreliz.com)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Belanja modal perusahaan Jepang meningkat pada kuartal II 2026, menunjukkan bahwa permintaan domestik masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Negeri Sakura.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan Jepang yang dirilis Selasa (1/9/2026), belanja perusahaan untuk fasilitas dan peralatan naik 1,6% secara tahunan (year on year/YoY) pada periode April-Juni 2026.

Baca Juga: Manufaktur Korea Selatan Ekspansi 9 Bulan, Ekspor Jadi Penopang

Angka tersebut akan digunakan dalam perhitungan revisi produk domestik bruto (PDB) Jepang yang dijadwalkan dirilis pada 8 September mendatang.

Kenaikan belanja modal tersebut berpotensi memperkuat alasan bagi Bank of Japan (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakan pada 18 September 2026.

Data awal yang dirilis bulan lalu menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 1,1% secara tahunan pada kuartal II 2026.

Pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan ekspansi 1,9% pada kuartal sebelumnya akibat melemahnya belanja rumah tangga dan dunia usaha.

Belanja modal perusahaan pada kuartal II hampir tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Namun, secara kuartalan dengan penyesuaian musiman, belanja modal masih tumbuh 1,5%.

Data Kementerian Keuangan Jepang juga menunjukkan penjualan perusahaan meningkat 5,9% yoy pada kuartal II. Sementara itu, laba berulang perusahaan melonjak 24,6%.

Baca Juga: China Murka Taiwan Hadiri Forum Pasifik, Peringatkan Bakal Ada Konsekuensi

Investasi Teknologi

Belanja modal menjadi salah satu indikator penting untuk melihat pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh permintaan domestik.

Perusahaan-perusahaan Jepang dalam beberapa tahun terakhir cenderung optimistis meningkatkan belanja modal.

Salah satu pendorongnya adalah kebutuhan investasi di bidang teknologi informasi untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang terus berlangsung di tengah populasi Jepang yang menua dengan cepat.

Pemerintah Jepang juga berkomitmen menggunakan belanja fiskal untuk mendorong investasi swasta.

Baca Juga: PMI Jepang: Bisnis Baru Manufaktur Jepang Naik dengan Laju Tercepat Sejak 2018

Pemerintah menilai penguatan belanja modal perusahaan penting untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi sekaligus produktivitas.

Fokus investasi diarahkan ke sektor-sektor yang dianggap strategis bagi pertumbuhan jangka panjang Jepang, termasuk kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, manufaktur canggih, dan infrastruktur energi.

Dengan demikian, penguatan belanja modal perusahaan menjadi sinyal bahwa permintaan domestik Jepang masih cukup solid, sekaligus memberikan pertimbangan tambahan bagi BOJ dalam menentukan arah kebijakan moneternya pada September.




TERBARU

[X]
×