kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.993   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Belanja senjata India tembus rekor


Senin, 24 November 2014 / 06:15 WIB
ILUSTRASI. Som Tum dari Thailand, salah satu makanan khas Asia Tenggara yang wajib Anda cicipi


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

NEW DELHI. Pemerintah India merogoh kocek sebesar INR 158 miliar atau US$ 2,5 miliar untuk berbelanja artileri. Ini adalah belanja perlatan perang terbesar India sejak tahun 1980 silam. Belanja jumbo ini telah mendapat persetujuan dari Defence Acquisition Council.

Belanja senjata besar-besaran ini seiring dengan niatan Narendra Modi, Perdana Menteri India, yang ingin memodernisasi pasukan bersenjata. Sejak Modi menduduki posisi Perdana Menteri pada Mei lalu, Manohar Parrikar, Menteri Pertahanan India, telah menginstrusikan belanja persenjataan hingga US$ 19 miliar. 

Tujuan Modi memperkuat pasukan miiter adalah agar mampu bersikap tegas terhadap perselisihan di kawasan perbatasan dengan Pakistan dan China. “Pemerintahan Modi menjadi lebih realistis dan pragmatis dengan cara memperkuat persenjataan," ujar Amit Cowshish, Pengamat Militer dari Institute for Defence Studies and Analyses di New Delhi, seperti dikutip Bloomberg, Minggu (23/11).

Rencananya, India akan memprodusksi sendiri sebagian peralatan senjata lewat skema transfer teknologi dari produsen senjata agar industri manufaktur bergairah.
 




TERBARU

[X]
×