kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Bendung virus corona, Australia dan Selandia Baru tutup pintu masuk


Kamis, 19 Maret 2020 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia Scott Morrison berbicara selama konferensi pers di Gedung Parlemen di Canberra, Australia, 19 September 2018.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Australia, Kamis (19/3) mengumumkan larangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap setiap non-penduduk yang datang ke negara tersebut, memulai upaya untuk menutup negeri kanguru dari infeksi lintas perbatasan virus corona baru.

"Larangan perjalanan akan berlaku pada semua yang bukan penduduk, warga negara non-Australia yang datang ke Australia, dan itu akan berlaku mulai jam 9 malam besok (20/3)," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Selandia Baru yang bertetangga dengan Australia juga akan menutup perbatasannya untuk semua orang asing mulai Kamis (19/3) tengah malam.

Baca Juga: Malaysia lockdown, tentara bisa dikerahkan jika warga tak patuh perintah

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Kamis (19/3) mengatakan pada konferensi pers, warga negara Selandia Baru tetap masih bisa pulang, tapi pilihan mereka hampir habis karena banyak maskapai komersial yang membatalkan penerbangan.

"Orang-orang yang sudah naik pesawat dan dalam perjalanan masih bisa mendarat," kata Ardern seperti dikutip Channelnewsasia.com.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×