kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Berniat Halangi China, Militer AS Incar Posisi Australia di Samudra Hindia


Selasa, 06 Agustus 2024 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Sebuah pulau terpencil di Australia masuk dalam daftar kemungkinan lokasi pembangunan militer AS.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Australia mengatakan akan memulai pembangunan lapangan terbang yang diperluas di pulau itu tahun ini, untuk mengangkut pesawat militer yang lebih berat, termasuk pesawat pemburu kapal selam P-8A Poseidon.

"Saat ini tidak ada investasi AS di Pulau Cocos (Keeling)," kata juru bicara Angkatan Pertahanan Australia dalam sebuah pernyataan.

"Australia dan AS bekerja sama erat untuk memajukan kerja sama postur pasukan kami di berbagai lokasi di Australia," pernyataan itu menambahkan.

Militer AS sedang membangun landasan pacu dan fasilitas pembom di dua pangkalan udara utama di Australia utara.

Baca Juga: BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil Halau Hujan di IKN Hingga 97%

AS mengatakan pangkalan udara Diego Garcia memainkan peran penting bagi keamanan regional, dan Inggris dan Mauritius harus menentukan masa depannya setelah Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa memutuskan pada tahun 2019 bahwa pangkalan itu harus dikembalikan ke Mauritius.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×