kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.761   42,00   0,24%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Biden akhirnya menghubungi Netanyahu, bicarakan Palestina hingga ancaman Iran


Kamis, 18 Februari 2021 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) bersama dengan Wakil Presiden AS saat itu Joe Biden setelah Biden menandatangani buku tamu di kediaman perdana menteri di Yerusalem pada Maret 2010.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dari Israel, kantor pemerintahan Netanyahu mengatakan dalam pernyataannya bahwa kedua pemimpin negara saling mengingatkan hubungan pribadi mereka yang sudah terlajin cukup lama.

Terkait Palestina dan Iran, Netanyahu mengakui adanya perbedaan pandangan dengan Biden. Meskipun demikian, ia berupaya untuk tetap menjalin kerja sama yang lebih kuat dengan AS.

Netanyahu cukup khawatir dengan keinginan Biden untuk membawa kembali AS ke dalam kesepakatan nuklir Iran. Biden juga menentang pembangunan permukiman Israel di tanah yang diduduki di mana Palestina mencari status kenegaraan.

Sejak menjabat pada 20 Januari lalu, Biden telah menghubungi belasan pemimpin dunia melalui sambungan telepon. Berbagai isu telah menjadi topik perbincangan tetap, terutama terkait keamanan kawasan dan penanganan pandemi Covid-19.

Selanjutnya: Hubungan Amerika Serikat dan Israel kabarnya memanas, ini penyebabnya




TERBARU

[X]
×