kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Biden Kejar Pajak Para Miliarder AS, Berapa yang Harus Dibayar Musk dan Bezos?


Rabu, 30 Maret 2022 / 15:34 WIB
Biden Kejar Pajak Para Miliarder AS, Berapa yang Harus Dibayar Musk dan Bezos?
ILUSTRASI. Jeff Bezos dan Elon Musk


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Gedung Putih akan memberi rumah tangga sembilan tahun untuk membayar pajak atas pendapatan yang sebelumnya tidak direalisasi. Dengan asumsi bahwa 100% dari nilai pasar saham di perusahaan yang mereka dirikan dapat dikenakan pajak, Musk akan berutang tambahan US$ 50 miliar pajak.

Sementara Bezos akan berutang sebesar US$ 35 miliar, menurut perkiraan ekonom University of California-Berkeley Gabriel Zucman. Semua mengatakan, 10 miliarder AS teratas akan membayar setidaknya US$ 215 miliar selama 10 tahun ke depan di bawah pajak baru.

Baca Juga: Rusia dan China Memperlunak Redaksional Draft Komunike G20 Terkait Konflik Geopolitik

Pajak yang diusulkan Biden akan berlaku hanya untuk 0,01% dari rumah tangga terkaya AS dan meningkatkan pendapatan sekitar US$ 361 miliar pada tahun 2032. Gedung Putih menyatakan lebih dari setengahnya akan datang dari miliarder saja.

Seiring dengan itu, politisi dari Partai Demokrat termasuk senator Elizabeth Warren dan Ron Wyden telah mendorong pajak yang lebih keras untuk orang Amerika yang sangat kaya. Senator Demokrat Joe Manchin dan Kyrsten Sinema, yang sebelumnya menyatakan skeptis tentang pajak miliarder dan perusahaan, belum mengatakan apakah mereka akan mendukung proposal baru ini.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×