kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bisnis hiburan dan merek fesyen Kanye West dapat pinjaman agar tak pecat pegawai


Selasa, 07 Juli 2020 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Kanye Yeezy West


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Pebisnis dan penyany rap setajir Kanye West juga mendapatkan pinjaman dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk membantu bisnis bertahan dari efek pandemi Covid-19. Menurut daftar yang dirilis pada Senin (6/7), merek pakaian milik miliarder ini yang bernama Yeezy, menerima izin untuk pinjaman antara US$ 2 juta dan US$ 5 juta di bawah Paycheck Protection Program (PPP).

Small Business Administration Amerika Serikat (AS) mengatakan, pinjaman itu akan menyelamatkan 160 pekerjaan di bisnis fesyen milik West itu. PPP didirikan untuk membantu pekerja di perusahaan dan organisasi nirlaba yang berisi kurang dari 500 karyawan dan terdampak lockdown

Baca Juga: Harga emas naik, dibayangi positifnya data industri jasa AS dan kenaikan kasus corona

Beberapa perusahaan produksi film Hollywood juga mengajukan permohonan bantuan PPP setelah pembuatan film dihentikan pada pertengahan Maret, membuat puluhan ribu pemain dan kru keluar dari pekerjaan. Pemohon yang disetujui termasuk The Jim Henson Company, pencipta Muppets, dan The Apatow Company, dijalankan oleh penulis dan sutradara Apatow.

Seorang juru bicara Apatow mengatakan. pihaknya menerima pinjaman US$ 160.000 di bawah program tersebut. Jim Henson Company menerima sekitar US$ 2 juta, yang memungkinkannya mempertahankan seluruh staf perusahaan itu yang berjumlah 75 orang.

Baca Juga: Lockdown bikin banyak orang di AS kalap nyicil belanja lewat online, Anda juga?

Pemohon pinjaman lain dari dunia hiburan termasuk Francis Ford Coppola Presents, merek gaya hidup yang memasarkan film, anggur dan produk lainnya, dan perusahaan e-sports Clan FaZe.

Operator bioskop, yang terpaksa ditutup pada bulan Maret, juga mengajukan permohonan pertolongan pinjaman darurat. Merek bioskop yang disetujui termasuk Laemmle Theatres dan Regency Theatre yang berbasis di California.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×