CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Blackrock Bakal Beli Global Infrastructure Senilai US$ 12,5 Miliar


Minggu, 08 September 2024 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A sign for BlackRock Inc hangs above their building in New York U.S., July 16, 2018. REUTERS/Lucas Jackson/File Photo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Komisi Pengawasan Energi Federal AS menyetujui kesepakatan BlackRock dengan Global Infrastructure Partners. Kesepakatan yang diumumkan awal tahun ini bernilai US$ 12,5 miliar. 

Berdasarkan kesepakatan tersebut, BlackRock akan membayar dengan uang tunai US$ 3 miliar dan 12 juta saham BlackRock untuk mengakuisisi raksasa manajemen aset tersebut. Global Infrastructure Partners adalah investor infrastruktur yang mengkhususkan diri dalam investasi, kepemilikan, dan pengoperasian aset di sektor energi, transportasi, infrastruktur digital, serta pengelolaan air dan limbah.

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Nvidia Anjlok US$ 279 Miliar, Penurunan Terbesar Perusahaan AS

BlackRock dan Global Infrastructure Partners menolak berkomentar. Tahun lalu, regulator energi AS menyerukan pengawasan ketat terhadap kepemilikan manajer aset atas utilitas listrik, saat badan pengawas tersebut memulai peninjauan.

Komisaris Komisi Pengawasan Energi Federal AS  Mark Christie dikutip Reuters mengatakan, pihaknya harus menerapkan pengawasan ketat ketika manajer aset besar seperti Vanguard atau State Street atau BlackRock membeli sebagian besar perusahaan (utilitas) itu sendiri atau perusahaan induknya. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×