kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bos JPMorgan Peringatkan Perang Dunia III Mungkin Telah Dimulai


Selasa, 05 November 2024 / 05:35 WIB
ILUSTRASI. Ledakan setelah serangan rudal Rusia terlihat di langit kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 September 2024. REUTERS/Gleb Garanich


Sumber: Bitcoin.com | Editor: Noverius Laoli

Dimon memperingatkan bahwa dunia tidak boleh bersikap naif dan harus segera mengambil tindakan untuk mencegah eskalasi konflik.

Meski mengungkapkan kekhawatiran mendalam, Dimon mengakui kemungkinan adanya penurunan risiko perang global, dengan menyebut potensi gencatan senjata di Ukraina dan Timur Tengah.

Namun, ia tetap meragukan adanya perbaikan signifikan, seraya menekankan bahwa skenario terburuk tetap harus diantisipasi. 

"Saya berbicara tentang risiko bagi kita jika keadaan menjadi buruk. Kita menjalankan skenario yang akan mengejutkan Anda. Saya bahkan tidak ingin menyebutkannya," tambahnya.

Baca Juga: Urutan Peristiwa Perang Dunia 2: Latar Belakang, Negara yang Terlibat & Akhir Perang

Dimon juga menyoroti ancaman nuklir yang semakin mengkhawatirkan dari Rusia dan negara-negara lain. 

Menurutnya, proliferasi senjata nuklir merupakan ancaman yang lebih besar daripada perubahan iklim, karena semakin banyak negara yang memiliki senjata nuklir, risiko bencana besar di kota-kota dunia pun meningkat. Ia menyerukan perlunya kebijakan yang jelas untuk mengatasi ancaman ini.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×