kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Bos Raksasa Chip AS, Nvidia, Tengah Berada di Shangai, Lobi China soal Chip?


Sabtu, 24 Januari 2026 / 15:21 WIB
Bos Raksasa Chip AS, Nvidia, Tengah Berada di Shangai, Lobi China soal Chip?
ILUSTRASI. CEO Nvidia, Jensen Huang (Dok./REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. CEO Nvidia Jensen Huang diketahui tengah berada di Shanghai, China, saat raksasa chip Amerika Serikat (AS) tersebut menghadapi persaingan ketat dari para pesaing lokal dan pengawasan dari otoritas China.

Waktu perjalanan Huang, untuk memulai perayaan tahunan dengan karyawan Nvidia di China, adalah hal yang rutin.

Sumber Reuters, Sabtu (24/1/2026), mengatakan, Huang diperkirakan akan menghadiri pesta Nvidia di Shanghai pada hari Sabtu sebelum melakukan perjalanan ke Beijing, Shenzhen, dan kemudian Taiwan.

Baca Juga: Perak Tembus US$ 100: Pertama Kali Sepanjang Sejarah! Ini Penyebabnya

Nvidia yang berbasis di Santa Clara, California, tidak menanggapi permintaan komentar soal ini. Media berita Tiongkok, Tencent News, pertama kali melaporkan kehadiran Huang di Shanghai pada Jumat (23/1/2026).

Huang mengunjungi China setidaknya tiga kali tahun lalu dan pada bulan Juli bertemu dengan menteri perdagangan China.

Nvidia sedang menunggu keputusan Beijing apakah akan mengizinkan perusahaan tersebut menjual chip kecerdasan buatan H200 yang canggih kepada pelanggan Tiongkok, sebuah langkah yang telah disetujui oleh Washington.

Pihak berwenang Tiongkok telah memberi tahu petugas bea cukai bahwa chip H200 tidak diizinkan masuk ke Tiongkok, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters bulan ini. Tidak jelas apakah ini merupakan larangan resmi atau tindakan sementara.

H200, chip AI terkuat kedua Nvidia, telah muncul sebagai salah satu titik konflik terbesar dalam hubungan AS-Tiongkok. Meskipun permintaan dari perusahaan-perusahaan Tiongkok tetap kuat, masih belum jelas apakah Beijing bermaksud untuk melarang chip tersebut sepenuhnya untuk mendukung produsen chip dalam negeri, masih mempertimbangkan pembatasan, atau memandang langkah-langkah potensial sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi dengan Washington.

Baca Juga: Bos Goldman Sachs David Solomon Jadi CEO dengan Bayaran Tertinggi di Wall Street

Selanjutnya: Arus Kas Bocor Halus: Ini Cara Kelas Menengah Selamatkan Kekayaan!

Menarik Dibaca: 9 Manfaat Rutin Makan Buah Pepaya bagi Kesehatan Tubuh




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×