kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Buntut ledakan mengerikan Beirut, PM Lebanon mengundurkan diri


Selasa, 11 Agustus 2020 / 07:12 WIB
ILUSTRASI. Dampak ledakan dahsyat di gudang pelabuhan kota Beirut. REUTERS/Mohamed Azakir TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Membentuk pemerintahan di tengah perpecahan faksi telah menjadi hal yang menakutkan di masa lalu. Sekarang, dengan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap elit penguasa atas ledakan tersebut dan krisis keuangan yang menghancurkan, mungkin sulit untuk menemukan kandidat yang bersedia menjadi perdana menteri.

Baca Juga: Babak baru penyidikan kasus ledakan di Lebanon, 16 orang ditahan, aset dibekukan

Setelah mantan perdana menteri Saad Hariri mengundurkan diri pada Oktober 2019 di tengah protes anti-pemerintah atas dugaan korupsi dan salah urus, butuh lebih dari dua bulan untuk membentuk pemerintahan Diab.

Baca Juga: Menlu: WNI yang luka akibat ledakan di Beirut Lebanon dalam kondisi stabil

Kabinet Diab berada di bawah tekanan berat untuk mundur. Beberapa menteri telah mengundurkan diri selama akhir pekan dan Senin. Sementara, kata sumber kementerian dan politik, menteri yang lain, termasuk menteri keuangan, akan menyusul.

Diab mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia akan meminta pemilihan parlemen lebih awal.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×