Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia menutup Februari dengan performa terbaik sejak 2019, ditopang musim laporan keuangan emiten yang solid meski menghadapi tekanan kenaikan suku bunga.
Mengutip laporan Reuters, Jumat (27/2), indeks S&P/ASX 200 naik 0,3% ke level 9.198,60 pada perdagangan terakhir pekan ini. Sepanjang Februari, indeks acuan tersebut menguat 3,5%.
Bahkan, indeks sempat mencetak tiga rekor tertinggi sepanjang masa selama bulan ini, dengan puncak terakhir di 9.202,90.
Baca Juga: Segera Go Public, Sunway Healthcare Bakal Pecahkan Rekor IPO di Malaysia
Earnings Kalahkan Sentimen Kenaikan Bunga
Musim laporan keuangan yang kuat membuat investor cenderung mengabaikan kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Reserve Bank of Australia, serta data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Craig Sidney, Senior Investment Adviser Shaw and Partners memperkirakan, potensi koreksi dari level saat ini mengingat valuasi yang sudah tinggi, imbal hasil dividen yang relatif rendah, serta tekanan musiman dari aksi ex-dividend.
Baca Juga: Dua Kali Menolak, Korsel Kini Setuju Tawaran Google Ekspor Data Peta Presisi Tinggi
Sektor Keuangan Tertekan, Tambang Bersinar
Sektor keuangan turun 0,2%. Saham Commonwealth Bank of Australia, bank terbesar di negara tersebut, merosot 1,5% dan memimpin pelemahan.
Meski begitu, sektor finansial tetap mencatat kinerja bulanan terbaik sejak Oktober 2022.
Laporan kinerja empat bank besar (Big Four) menunjukkan perbaikan margin, pertumbuhan kredit yang solid, serta kualitas aset yang tetap terjaga.
Di sisi lain, sektor consumer staples melemah setelah salah satu raksasa supermarket membukukan penurunan laba semesteran sebesar 11% akibat persaingan ketat dengan Woolworths Group di tengah konsumen yang semakin sensitif terhadap harga.
Saham emiten tersebut anjlok 7,4%, menyeret indeks sektor turun 2,7%.
Sebaliknya, sektor pertambangan menguat 1,1%, didorong kenaikan 2% saham-saham emas.
Kuatnya harga komoditas serta kinerja impresif produsen mineral dasar dan mineral kritis membuat sektor ini mencetak empat rekor tertinggi sepanjang bulan dan menguat lebih dari 8%.
Baca Juga: China Rem Reli Yuan, Dolar Australia Jadi Bintang di Bulan Februari 2026
Saham Teknologi Melonjak
Sementara itu, saham pencatatan lokal Block Inc. melonjak 27,8% setelah perusahaan pembayaran digital tersebut mengumumkan rencana pemangkasan hampir separuh tenaga kerjanya sebagai bagian dari restrukturisasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Di kawasan, indeks acuan Selandia Baru S&P/NZX 50 turut naik 0,4% ke 13.722,97.
Secara keseluruhan, kinerja solid emiten berhasil menahan dampak pengetatan moneter, menjadikan Februari sebagai bulan terbaik bagi pasar saham Australia dalam lima tahun terakhir.













